otomotif

  • Contoh Penggunaan Hydroforming Dalam Industri Mobil

     
    Pada tahun 2002, Dodge mulai memakai hydroforming untuk menolong mengurangi getaran chassis pada mobil Dodge Ram yang mereka desain ulang. Para suplier GM juga mulai menggunakan hydroforming untuk menciptakan bagian suspensi mereka. General Motors sendiri mengalami peningkatan produktivitas produksi hingga 20 persen. Penggunaan hydroforming diperkirakan menjadi salah satu penyebabnya.

    GM terus menggunakan hydroforming untuk metode produksi mereka. Pada 2006, perusahaan itu menjadi salah satu produsen mobil yang menggunakan proses itu untuk menciptakan panel bodi utuh pada mobil untuk beberapa brand mereka. Walaupun pembentukan lempeng logam dengan hydroforming terbatas penggunaannya untuk panel bodi eksterior, GM menggunakan metode itu untuk produksi beberapa bagian eksterior mobil mereka.

    Contoh penggunaan hydroforming dalam industri mobil termasuk mesin cradle untuk berbagai brand Pontiac, Chevrolet, Ford dan Dodge. Proses itu juga digunakan oleh beberapa pabrik mobil Eropa seperti Volkswagen. Volkswagen beralih dari deep brawing ke hydroforming untuk menciptakan frame unibodi untuk beberapa produk kendaraan mereka.

    Sebagai tambahan, beberapa perusahaan mobil telah menggunakan hydroforming untuk memproduksi beberapa bagian untuk panel supports, radiator supports, frame rails dan komponen lain dalam mobil modern.
     
     
  • Diklat Otomasi, Siswa Diharapkan Andal di Bidang Industri

    Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Otomasi merupakan salah satu program yang dirilis Solo Technopark demi mencetak tenaga-tenaga terampil. Dalam pembelajarannya siswa dibekali berbagai pengetahuan pendukung, mulai dari teori hingga praktik langsung dengan harapan mereka bisa andal di bidang industri.  

    Sebagaimana diketahui, di perusahaan-perusahaan besar dengan mesin otomatis tentu membutuhkan tenaga-tenaga profesional yang mampu menggunakan dan mengontrol mesin secara baik. Karenanya, lulusan Diklat Otomasi diharapkan memiliki kompetensi dan ahli di bidangnya.  

    Terkait itu, menurut Instruktur Diklat Otomasi Solo Technopark, Pietter Damai Surya, siswa setidaknya harus menguasai pengetahuan kelistrikan dasar, sistem micro controller, sistem pneumatik hidrolik dan sistem programmable logic control(PLC). Mereka paling tidak mengetahui tentang PLC dan cara pemrograman.

    “Harapannya siswa Diklat tahu tentang PLC dan cara pemrograman. Jika menguasai itu, mereka bisa jadi programmer PLC,” kata dia.

    Solo Technopark memang berkomitmen untuk terus berinovasi dalam banyak hal. Lab Otomasi sendiri menargetkan mampu membuat sebuah mesin packing teh gaharu. Prosesnya sedang berjalan dan saat ini masih dalam tahap desain.

    Diklat Otomasi merupakan program pembelajaran selama sembilan bulan. Secara umum, siswa mempelajari tentang otomatisasi proses produksi di suatu perusahaan. Nantinya peserta program diharapkan bisa bekerja di berbagai bidang berkaitan dengan industri mesin otomasi.

  • Google Uji Coba Truk Otomatis Tanpa Sopir

    Waymo, perusahaan mobil otomatis yang dulu disebut Google X, baru-baru menguji sebuah truk. Sebuah foto diperoleh oleh BuzzFeed News, menunjukkan truk tersebut. Juru bicara Waymo mengkonfirmasi jika hal itu benar.

    Sebelum foto itu beredar, Waymo dianggap hanya mengembangkan teknologi mengendarai otomatis mereka pada mobil, Lexus SUV dan minivan. Saat dihubungi oleh Mashable via email, seorang juru bicara Waymo memberikan pernyataan yang sama kepada BuzzFeed: “Waymo baru-baru ini menguji sebuah truk, dikabarkan truk Class 8 Peterbilt, yang ditambahi dengan platform mengemudi tanpa sopir perusahaan.”

    Mereka mengkonfirmasi jika perusahaan itu baru-baru ini sedang melakukan tes pada lintasan pribadi di fasilitas mereka di California. Truk itu juga diuji di jalanan umum dengan seorang operator di belakang kemudi. Sang operator mengendarai truk secara manual untuk mengumpulkan data jalan yang penting untuk pengembangan teknologi.  Perwakilan Waymo juga mengkonfirmasi jika uji coba itu akan diperluas ke Arizona akhir tahun ini.

     

     

    Sumber: Yahoo.com

  • Inilah Alasan Solo Technopark Buka Program Diklat Baru Desain Mekanik

     
    Pada 2017, Divisi Diklat membuka beberapa program baru. Desain Mekanik menjadi salah satunya. Kata Kepala Divisi Diklat, Sutrisno, program tersebut dibuka atas dasar permintaan kebutuhan industri.
     
    "Jurusan yang baru yaitu Otomasi Manufaktur dan Desain Manufaktur. Kenapa dibuka jurusan itu, karena kebutuhan industri. Itu saja alasannya," ungkapnya saat ditemui di kantornya pada Kamis (21/12). 
     
    Desain Mekanik dibuka sekitar Februari lalu. Untuk staf pengajar, Solo Technopark mengandeng I-Con (Industries Connectivity). I-Con adalah sekolah desain mekanik yang berbasis di Gedung Graha Prioritas lt.7, Jalan Slamet Riyadi 302 Surakarta.
     
    Mengenai apa saja yang dipelajari dalam diklat Desain Mekanik, Sutrisno menerangkan beragam perangkat lunak (sofware) untuk menggambar. "Intinya ada sebelas 11 item untuk sofware menggambar. Sofware menggambar ini tergantung kebutuhan industri. Ada industri yang menggambar pakai CATIA saja, atau ada yang pakai AutoCAD saja," terangnya.
     
    Di akhir masa pelatihan, siswa nanti diharapkan dapat membuat sebuah desain. Pelatihan desain mekanik memakan waktu sekitar selama 9 bulan.
     
    Setelah dinyatakan lulus, siswa dapat bekerja di industri manufaktur bagian perancangan. Banyak pabrik-pabrik yang membutuhkan tenaga terampil di bidang tersebut. Misalkan saja industri otomotif yang selalu memodifikasi mesinnya.
     
    "Misalkan di Honda atau Astra, mereka ada modifikasi mesin baru. Dari ide, nanti mereka yang membuat cetakannya," jelas Sutrisno.
     

     

  • Kelak Mobil Tanpa Sopir Bisa Ambil Keputusan Berdasarkan Moral

    Pengembangan mobil otomatis tanpa sopir menimbulkan banyak pertanyaan. Salah satunya terkait masalah rumit di mana sistem mobil otomatis membuat keputusan hidup atau mati. Apakah mobil ini akan melindungi pengemudinya dengan segala cara atau mengorbankan diri sendiri untuk menyelamatkan kelompok orang yang lebih banyak? Walaupun tidak ada jawaban konkrit, sebuah tim peneliti dari Jerman berkata moralitas bisa segera menjadi kunci bagaimana mobil otomatis membuat keputusan.

    Pengetahuan umum menyatakan jika moralitas manusia terlalu tergantung pada konteks untuk meniru secara akurat. Hal ini susah diterapkan secara efektif terhadap algoritma mobil otomatis. Para peneliti dari the University of Osnabruck di Jerman jika hal itu tidaklah benar.

    Dalam virtual reality, para peserta penelitian diminta mengemudikan mobil melewati jalan pedesaan di malam yang berkabut. Dalam perjalanan virtual mereka, mereka dihadapkan pada pilihan menabrak obyek benda mati, binatang atau manusia dalam sebuah kecelakaan  yang tidak terhindarkan. Keputusan-keputusan mereka diubah menjadi seperangkat aturan, menciptakan model nilai hidup setiap manusia, binatang dan benda mati yang terlibat dalam kecelakaan.

    “Sekarang kita tahu bagaimana menerapkan keputusan etis manusia kepada mesin, kita, sebagai masyarakat, masih memiliki dilema,” kata Profesor Peter Konig, pemimpin penelitian ini.

    “Pertama, kita harus memutuskan apakah nilai moral harus disertakan dalam panduan untuk perilaku mesin dan kedua, jika iya, haruskah mesin bertindak seperti manusia?” tanyanya.

     

     

    Sumber: Science Daily.

  • Keluarkan Teknologi terbaru, VMI Milexx Produksi 700 Ban Per Hari

    VMI Milexx dirilis pada Tire Technology Expo 2016. Mesin produksi ban truk itu menggunakan teknologi pembangun ban mobil Maxx. Menurut VMI, Milexx bisa memproduksi 700 ban per hari dengan tingkat produksi dan kualitas yang tidak tertandingi di dalam industri ini.

    Mesin pembuat ban truk baru itu dikembangkan dan diuji di lapangan selama periode tiga tahun dan memiliki beberapa inovasi teknis yang unik. Beberapa invoasi itu termasuk Clip-Bar otomatis, teknologi milik VMI untuk advanced material clamping yang mengizinkan hands-off application pada garis dalam dan dinding samping ban.

    Teknologi vision milik VMI juga diterapkan dengan penggunaan beberapa kamera pegawas. VMI berkata jika Milexx memiliki beberapa kemampuan stitching yang canggih dan bisa diandalkan dan bisa dikonfigurasi berdasarkan keperluan spesifik konsumen.

    “Tes lapangan yang spesifik yang dijalankan tahun lalu telah membuktikan jika teknologi baru kami bisa diandalkan. VMI oleh karena itu yakin jika produk baru kami yang menakjubkan itu akan memenuhi kebutuhan pasar truk saat ini,” tulis VMI.

     

    Sumber: Tyrepress.com

  • Kerugian Menggunakan Teknik Hydroforming Pada Industri Mobil

    Sekalipun memiliki keunggulan, tapi proses hydroforming juga menimbulkan beberapa masalah pada industri mobil. Ada kemungkinan terjadi masalah dengan biaya materi karena tubing biasanya berharga lebih mahal dibandingkan stok koil. Peralatan yang diperlukan untuk melakukan operasi ini mahal baik dalam hal harga, perawatan atau upgrade. Selain itu, beberapa jenis hydroforming melibatkan waktu siklus yang panjang.

    Beberapa pabrik menganggap jika hydroforming pada akhirnya akan menghemat pengeluaran. Terutama jika komponen yang ingin diproduksi memerlukan materi dalam jumlah besar. Akan tetapi, efisiensi dalam biaya itu mungkin berkurang untuk proyek produksi bervolume rendah. Akan tetapi dalam proses produksi bagian mobil yang perlu dilas dalam jumlah banyak, hydroforming mungkin tepat untuk dipilih. Proses hydroforming dianggap lebih hemat waktu, tenaga dan materi.

  • Manfaat Hydroforming Pada Industri Mobil

     

    Berbagai perusahaan mobil menggunakan teknik hydroforming dalam produksi mobil. Contoh penggunaan hydroforming dalam industri mobil termasuk mesin cradle untuk berbagai brand Pontiac, Chevrolet, Ford dan Dodge. Proses itu juga digunakan oleh beberapa pabrik mobil Eropa seperti Volkswagen. Volkswagen beralih dari deep brawing ke hydroforming untuk menciptakan frame unibodi untuk beberapa produk kendaraan mereka.

    Sebagai tambahan, beberapa perusahaan mobil telah menggunakan hydroforming untuk memproduksi beberapa bagian untuk panel supports, radiator supports, frame rails dan komponen lain dalam mobil modern. Lantas apa manfaat hydroforming untuk industri mobil?

    Bagian mobil yang diproduksi dengan proses hydroforming biasanya ringan, sehingga bisa menolong menghemat penggunaan bahan bakar dan faktor kinerja. Karena bagian mobil yang dibentu dengan proses ini biasanya adalah unibodi, maka kekuatannya melebihi komponen yang dibuat secara terpisah. Ada beberapa manfaat lain: meningkatkan kekuatan komponen, meningkatkan fleksibilitas desain, mengurangi variabilitas dimensional, mengurangi perlunya memproduksi bagian mobil secara terpisah dan merakitnya.



    Sumber: wikipedia.

  • Panasonic Tambahkan Panel Surya di Atap Mobil

    Produsen alat elektronik, Panasonic yang bermarkas di Osaka, Jepang mulai memproduksi panel surya 180 watt yang bisa dipasang di atap mobil. Februari 2017, Panasonics mengumumkan jika panel surya modul photovoltaic mereka akan bisa digunakan di atap mobil Prius plug-in hybrid terbaru.

    Mobil dianggap sebagai pasar yang menguntungkan untuk bisnis panel surya. Persaingan dalam industri panel surya dengan pabrik Cina membuat harga panel surya turun drastis. Hal ini menyebabkan beberapa pabrikan mengadopsi panel surya di berbagai tempat, mulai dari atap rumah, tembok bahkan hingga tas punggung dan tenda.

    “Atap mobil memiliki potensi untuk menjadi pasar baru untuk panel surya. Kami membuat sejarah dalam industri mobil dan industri solar dengan mobil bertenaga surya yang diproduksi massal pertama di dunia,” kata Shingo Okamoto, general manager Panasonic.

    Panasonic rupanya juga bekerja sama dengan Tesla Inc untuk membuat baterai di Gigafactory di luar Las Vegas, Amerika Serikat (AS). Ada 264 juta mobil dan truk yang beroperasi di AS menurut data the National Automobile Dealers Association. Tesla melihat potensi dari panel surya di atap mobil. Elon Musk, kepala Tesla menyatakan jika mobil Model 3 buatan mereka juga akan memiliki atap panel surya.

     

     

    Sumber: IndustryWeek.com

  • Renault Ciptakan Teko Teh Balap

    Pada 16 Juli 1977, Renault membuat serangan pertama mereka ke dunia balap Formula 1. Mereka melakukan hal yang sama dalam ajang Silverstone Grand Prix Britain dengan sebuah mobil dengan nama RS01. Mobil itu merupakan mobil Formula 1 pertama yang memiliki mesin turbocompressed. Sekarang, produsen mobil itu menandai 40 tahun event itu dengan memperkenalkan produk edisi terbatas mereka: teko teh.

    Pada awalnya mobil RS02 memiliki beberapa masalah. Hal ini patut dimaklumi karena mobil itu merupakan produk pertama Renault. Salah satu masalah adalah mobil itu sering mengeluarkan asap putih karena masalah mobil. Bos tim balap Ken Tyrrell menyebut mobil itu “teko teh kuning”. Dan nama itulah yang dipakai untuk mobil itu.

    Teko teh yang dirilis Renault dikabakkan memiliki semua kode estetik Renault Formula 1 dalam hal desain, grafis dan warna. Bahkan teko itu memiliki cat resmi yang digunakan pada mobil balap RS17 baru milik Renault.

    Mulai September 2017, teko itu akan mulai digunakan di kafe  L'Atelier Renault di  Champs-Elysées, Paris. Saat itu, teko itu bisa dibeli di kafe maupun di situs online dengan harga sekitar Rp 1,6 juta. Teko ini hanya diproduksi 40 buah.

     

     

    Sumber: media.renault.com

  • SG 160 Skygrind, Mesin Gigi Dengan Dry Grinding Pertama di Dunia

    Mesin SG 160 Skygrind buatan Samputensili adalah mesin gigi roda pertama di dunia dengan dry grinding. Proses ini menghilangkan perlunya minyak pendingin selama hard finish grinding pada gigi setelah pemanasan mesin.

    Hampir 90 persen stock allowance dihilangkan pada lintasan pertama menggunakan teknik hobbing. Dan pada lintasan kedua, roda grinding menghilangkan sisa stock tanpa masalah panas berlebih pada mesin. Inilah manfaat dari proses dry grinding.

    Struktur mesin dengan dua poros digerakkan oleh motor-motor linear dan penggunaan lebih banyak channel secara simultan untuk memastikan waktu chip-to-chip kurang dari dua detik. SG 160 membagi X-axis menjadi dua liner slide, masing-masing memiliki poros. Kedua poros berada dalam posisi kontrol penuh setiap waktu. SG 160 Skygrind memastikan waktu siklus memiliki biaya komparasi rendah dibandingkan dengan cara produksi biasa dalam industri otomotif.

     Menurut Samputensili, SG 160 Skygrind bahkan lebih cepat dibandingkan mesin grinding dual table tradisional, memiliki footprint yang kecil dan biaya peralatan auxiliary yang lebih rendah. Bagian yang paling penting adalah mesin ini menghilangkan fungsi mesin pemotong, sehingga mesin ini ramah lingkungan.

     

    Sumber: Gear Technology.

  • Solo Technopark Adopsi Sistem Pendidikan Jerman, Apa Keunggulannya?

     
    Jerman merupakan salah satu negara dengan perekonomian terkuat. Banyak industri otomotif terkenal dari negara ini seperti Mercedes-Benz, Volkswagen, Audi, dan Opel. Industri yang maju ini didukung dengan kualitas pendidikan yang baik pula. 
     
    Banyak universitas dari Jerman yang masuk jajaran universitas terbaik di dunia. Sebut saja seperti Technical University Munich, University of Heidelberg, Technische Universität München dan masih banyak lagi. 
     
    Melihat keberhasilan negara Jerman, lembaga pendidikan Indonesia pun mencontoh sistem pendidikan Jerman. Begitu juga dengan Solo Technopark. Sutrisno, Kepala Divisi Diklat mengatakan bahwa lima program pendidikan dan pelatihan (Diklat) Solo Technopark mengadopsi kurikulum pendidikan negara Jerman. "Staf pengajar kita dari ATMI. Dan ATMI menerapkan kurikulum pendidikan Jerman," katanya. 
     
    Pendidikan vokasi di Jerman didesain untuk memberikan ilmu secara teori dan praktik bagi siswa. Dalam proses pembelajaran, 75 persen waktu siswa digunakan bekerja di industri, sedangkan sisanya mereka belajar teori di sekolah. Nantinya setelah siswa mengikuti pendidikan vokasi, mereka akan mendapatkan sertifikat dari asosiasi industri yang dapat digunakan untuk melamar pekerjaan. 
     
    Solo Technopark juga demikian. Sebanyak 70 persen pembelajaran berupa praktek, sisanya 30 persen teori. Pendidikan karakter juga tetap diutamakan. Misalnya jika ada peserta diklat yang terlambat datang maupun merusak alat akan dikenakan kompensasi tambahan jam kerja. 
     
    Jika dinyatanya lulus, siswa dibekali sertifikat keahlian yang dapat digunakan untuk melamar pekerjaan. Dengan kombinasi antara teori dan praktek itu, dapat menjamin kualifikasi tinggi para siswanya.
     
    Selain itu, faktor lain yang membuat pendidikan di Jerman adalah biayanya. Pendidikan gratis tersedia pada hampir semua institusi pendidikan. Sesuai Undang Undang Jerman, setiap warga negara Jerman berhak memilih jenis pendidikan yang mereka inginkan dan diberi akses ke pekerjaan yang diminati. Kebijakan ini membuat anak muda dapat tumbuh secara mandiri, profesional yang sesuai dengan kemampuannya. 
     
    Tidak berbeda dengan Jerman, Solo Technopark juga menyediakan beasiswa penuh alias gratis untuk para peserta didiknya. Setelah lulus, Solo Technopark juga berupaya menyalurkan siswa bekerja ke berbagai perusahaan. Sehingga, 95 persen lulusan STP dipastikan terserap industri. 

     

Anda disini: Home
STP Homepage

Kawasan Solo Technopark (STP) secara resmi berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.

Layanan Pengguna