el nino

  • Cuaca Kini Sangat Panas, Menurut NASA Ini Sebabnya

     

     

    Jangan heran jika bulan-bulan ini suhu udara di sekitar kita terasa sangat panas, bahkan ketika hujan masih rajin turun. Badan Antariksa Amerika Serika NASA mencatat, Maret 2017 sebagai bulan terpanas kedua yang tercatat sejak tahun 1951.

     Seperti dikutip dari laman Livescience.com, secara berturut-turut, catatan suhu tertinggi adalah Februari, disusul Maret, lalu Januari 2017. Pada bulan Maret, suhu mencapai 2,02 derajat Fahrenheit (sekitar 1,12 derajat Celcius) di atas rata-rata Maret tahun 1951 hingga 1980. Angka ini hanya kalah dari Maret 2016 yang mencapai 1,27 derajat Celcius di atas angka rata-rata yang sama.

    Menurut NASA, panasnya suhu Maret 2017 ini tak lepas dari pemanasan global yang luar biasa yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini semakin gila karena ditambah efek rumah kaca.

    Sebab lainnya, suhu global pada 2016 lalu menerima dorongan yang sangat kuat dari Pasifik sehingga air laut menjadi lebih hangat. Dan lebih dari itu, ini adalah efek jangka panjang dari ulah manusia itu sendiri.

    Sekadar informasi, saat ini, karbon dioksida dari gas rumah kaca telah menaikan suhu global. Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya.

    Meski demikian, NASA yakin, El Nino akan menghilang pada pertengahan tahun 2017 ini.

    “Memang rekor tiga bulan bertutur-turut ini sangat disayangkan. Tapi kami percaya pada sejumlah data yang menyebut bahwa 2017 akan lebih baik (dibanding tahun-tahun sebelumnya),” ujar juru bicara NASA, kepada Livescience.com. (rik)

Anda disini: Home
STP Homepage

Kawasan Solo Technopark (STP) secara resmi berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.

Layanan Pengguna