diklat manufaktur

  • Apa Persyaratan Untuk mengikuti Diklat di Solo Technopark?

     
    Solo Technopark mengadakan program pendidikan dan pelatihan bagi siswa, guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan karyawan industri. Program ini terbuka buat peserta yang tertarik mengasah kemampuannya di bidang permesinan.
     
    Pelatihan ini diadakan selama kurang lebih 9 bulan. Adapun rinciannya, 3 bulan pertama (tingkat basic) siswa akan diperkenalkan permesinan dasar. Pada tahap ini, peserta pelatihan diberikan materi pelatihan seperti Benchwork, Tool Grinding, Milling-Basic Skill, Turning-Basic Skill, Welding-Basic Skill. 
     
    Kemudian tiga bulan berikutnya (tingkat applied), siswa akan masuk ke penjurusan. Program diklat mekanik ini memiliki berbagai jurusan di antaranya, Otomasi, Las Darat, Mekanik Manufaktur, Desain Mekanik dan Mekanik Garmen.
     
    Pada tiga bulan terakhir, siswa baru bisa mengikuti program magang di sejumlah perusahaan mitra Solo Technopark. Peserta yang dinyatakan lulus dalam program pelatihan akan memperoleh sertifikat berstandar industri ATMI Surakarta. Tak hanya itu, Solo Technopark juga memfasilitasi penyaluran kerja ke sejumlah perusahaan manufaktur, baik di kawasan Soloraya maupun luar daerah bagi lulusan diklat mekanik manufaktur.
     
    Dalam Diklat Mekanik Manufaktur, siswa dididik oleh instruktur berpengalaman dari ATMI Surakarta. Siswa dibentuk etos kerjanya yang mencakup kedisiplinan, ketekunan, kejujuran serta penguasaan teknik lewat serangkaian kegiatan keterampilan. Sehingga, peserta lulusan program ini benar-benar siap memasuki dunia kerja. 
     
    Biaya Pendidikan
     
    Biaya yang harus dibayarkan untuk mengikuti program pelatihan diklat mekanik selama 9 bulan yakni Rp 7.850.000. Biaya tersebut dapat diangsur sebanyak dua kali. Angsuran pertama sebanyak Rp 4.850.000 dibayarkan setelah dinyatakan lolos seleksi. Kemudian sisanya dibayarkan pada 3 bulan pertama setelah mengikuti pelatihan.
    Program pelatihan ini juga menyediakan beasiswa penuh setiap setahun sekali. Namun, kuota penerima beasiswa tersebut dibatasi. 
     
    Syarat Pendaftaran
     
    Berikut persyaratan yang harus dipenuhi peserta pelatihan:
     
    1. Usia saat masuk diklat maksimal 24 tahun
    2. Fotocopy ijazah SMK/SMA dilegalisir 1 lembar (bagi alumni)
    3. Fotocopy nilai raport semester terakhir dilegalisir (bagi kelas XII)
    4. Pas foto ukuran 3x4 1 lembar dan ukuran 4 x 6 1 lembar 
    5. Fotocopy KTP 2 lembar
    6. Fotocopy KTP orangtua masing-masing 2 lembar
    7. Fotocopy Kartu Keluarga 2 lembar
    8. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) asli
    9. Sehat jasmani dan rohani
    10. Tinggi minimal 155 cm dan berat minimal 45 kg
    11. Tidak buta warna
    12. Bukan penderita ayan/epilepsy
     
  • Bagaimanakah Peluang Kerja Lulusan Desain Mekanik Manufaktur?

     
    Ketika memilih jurusan kuliah atau program pendidikan, pastinya kita tidak hanya mempertimbangkan bakat yang dimiliki tapi juga prospek kerjanya. Terkadang ada jurusan yang sepi peminat namun peluang kerjanya ternyata sangat besar.
     
    Sepinya peminat ini bisa jadi karena rendahnya pemahaman atau pengetahuan masyarakat terhadap jurusan/ program studi tersebut. Contohnya saja, desain mekanik manufaktur yang bisa dibilang jarang diketahui oleh orang awam. Padahal, lulusan desain mekanik manufaktur sangat dibutuhkan oleh industri seperti untuk merancang mesin/alat khusus/mekanik.
     
    Menurut Sutrisno, Kepala Divisi Diklat Solo Technopark, lulusan desain mekanik manufaktur dapat bekerja di industri yang menghasilkan produk seperti industri otomotif. "Mereka masuk ke industri-industri spare parts atau perancangan. Misalkan masuk ke Astra atau Honda, ketika ada modifikasi mesin baru, nanti mereka menggambar cetakannya," jelasnya. 
     
    Nah bagi yang suka menggambar dan mesin, dapat masuk jurusan Desain mekanik Manufaktur. Solo Technopark sendiri membuka pelatihan dan pendidikan (diklat) desain manufaktur. Pelatihan tersebut berlangsung selama 9 bulan. 
     
    Dalam pembelajarannya, siswa akan diajari berbagai software yang digunakan dalam perancangan di industri manufaktur. Setelah lulus, siswa juga akan diberikan sertifikat sebagai bukti keahlian mereka menguasai teknik perancangan berbagai peralatan.
  • Beginilah Peluang Mengais Rezeki di Dalam Air

     
    Peluang kerja tukang las dalam air tidak sebanyak tukang las di darat. Kendati demikian, gaji tukang las dalam air memang relatif lebih tinggi. Demikian kata Erwin, instruktur diklat Under Water Wet Welding Solo Technopark.
     
    "Peminatnya di dunia industri Indonesia saya pikir masih minim. Tidak sebanyak tukang las di darat. Yang susah itu cari lowongannya dan link karena tidak semua perusahaan membutuhkan," ungkapnya.
     
    Menurut Erwin, sedikitnya peluang kerja bagi tukang las dalam air karena pihak industri sendiri tidak setiap waktu membutuhkan keahlian tukang las dalam air. "Disesuaikan dengan kebutuhan. Tidak setiap saat dibutuhkan. Mereka butuh yang sifatnya emergency karena ini sifatnya emergency. Sesuatu yang cepat dan penanganannya benar. Underwater tidak bisa selalu bikin bangunan baru atau produk baru," jelasnya.
     
    Erwin mengaku kebanyakan siswa yang tertarik mengikuti program pelatihan underwater wet welding sudah memiliki pekerjaan atau koneksi di perusahaan yang membutuhkan tukang las dalam air. "Rata-rata freelance dan sudah berpengalaman bekerja," kata dia.
     
    Karena peluangnya kerja di Indonesia masih minim, lulusan tukang las dalam air pun akhirnya membidik kesempatan kerja di luar negeri. "Ada. Dari kita yang bekerja di luar negeri banyak. Tapi setidaknya mereka laku," tutur Erwin. 
     
     
  • Belum Lulus, 50 Persen Peserta Diklat STP 2017 Sudah Diterima Kerja

     
    Meski belum sepenuhnya menyelesaikan program pendidikan dan pelatihan (diklat) di Solo Technopark, sebagian besar  siswa sudah terserap industri. Begitulah yang disampaikan oleh Sutrisno, Kepala Divisi Diklat Solo Technopark.
     
    Menjelang akhir tahun ajaran 2017, setidaknya sudah terdapat sekitar 96 peserta diklat yang diterima di perusahaan manufaktur. Itu merupakan separuh dari total jumlah siswa yang menjalani program diklat sepanjang tahun ini. 
     
    Besarnya jumlah tersebut berasal dari 3 angkatan. Sutrisno menjelaskan bahwa program diklat Solo Technopark menerima pendaftaran siswa sebanyak tiga kali dalam satu tahun.
     
    Sehingga, angkatan terakhir belum bisa dilihat jumlah pasti siswa yang terserap dunia kerja. "Angkatan 49 sebanyak 11 orang, angkatan 50 sebanyak 51 siswa, dan angkatan 51, untuk sementara sebanyak 30 siswa karena belum selesai mendatanya," paparnya.
  • Daftar Diklat Solo Technopark Kini Bisa dari Rumah

     

    Solo Technopark melakukan terobosan baru dalam memberikan layanan pada masyarakat. Khusus program pendidikan dan pelatihan (Diklat), Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) ini mulai menerapkan sistem pendaftaran secara online. Dengan begitu, peminat program bisa mendaftar dari mana saja, termasuk ketika berada di rumah.

    Upaya ini, dikatakan staf teknologi informasi Solo Technopark, Mochamad Mahfudz Shodiq, sengaja ditempuh tak lain demi mempermudah proses pendaftaran. Jika sebelumnya pendaftaran Diklat harus dilakukan langsung di Solo Technopark, kini peminat program bisa melakukannya dari mana saja.

    “Sebelumnya mereka (peminat progam Diklat) harus datang langsung ke Solo Technopark lalu mengisi data di komputer, tapi sekarang sudah tidak begitu lagi. Mereka bisa mengisi formulir pendaftaran secara online,” ujarnya.

    Proses pendaftaran lewat dunia maya mulai dibuka pada 10 Oktober 2017. Peminat program Diklat bisa mengakses informasi, persyaratan maupun pendaftaran di situs http://technopark.surakarta.go.id/pendaftaran/.

    Adapun untuk menjangkau lebih banyak orang, menurut Mochamad Mahfudz Shodiq, informasi pendaftaran secara onlineakan dipublikasikan di sejumlah media sosial seperti Facebook, Twitter dan Instagram. Solo Technopark membuka sejumlah program Diklat, di antaranya Diklat Otomasi, Diklat Las Darat, Diklat Las dalam Air, Diklat Desain Mekanik, Diklat Mekanik Garmen, Diklat Mekanik Manufaktur serta Inkubator Bisnis dan Teknologi. 

    Program Diklat Mekanik terbuka bagi lulusan SMA/SMK atau sederajat, sedangkan Diklat Inkubator Bisnis dibuka untuk umum. Diklat Inkubator Bisnis sendiri ada dua program, yakni Prainkubator Bisnis dan Teknologi serta Inkubator Bisnis dan Teknologi.

     

  • Diklat  Solo Technopark Buka Pendaftaran Siswa Baru, Dijamin Lulus Langsung Kerja

     

    Bingung setelah lulus SMA/ SMK mau meneruskan dimana? Solo Technopark membuka pelatihan singkat (diklat) buat kamu yang suka dengan dunia permesinan. Tidak hanya sekedar memberikan ketrampilan, diklat ini juga menyalurkan lulusannya bekerja di perusahaan-perusahaan yang memiliki ikatan kerjasama dengan STP. Menarik bukan?

    Setiap tiga bulan sekali, Solo Technopark akan membuka pendaftaran peserta didik baru untuk diklat. Nantinya, peserta diklat harus menjalani pelatihan selama 9 bulan.

    "Tiga bulan pertama peserta mendapatkan pelatihan basic-nya yang terdiri dari bubut, milling, grinding, gambar teknik, dan las. Kalau itu lolos, baru boleh masuk ke lima jurusan, yaitu mekanik manufaktur, mekanik welding, mekanik garment, otomasi manifaktur, kemudian desain manifaktur," papar Sutrisno, PLT Kepala Divisi Diklat pada Senin (6/11/2017).

    Setelah tiga bulan, peserta didik lanjut melaksanakan magang. Saat magang itu, mereka biasanya sudah langsung dipekerjakan oleh perusahaan yang membutuhkan. "Mereka  lulusnya tidak bersamaan. Ada yang empat bulan, lima bulan, tujuh bulan, mereka sudah diambil kerja sesuai dengan kebutuhan industri," jelasnya.

    Pelatihan ini memang terdiri dari 75 persen praktek dan 25 persen teori. Tak heran, jika peserta didik dapat menjadi tenaga kerja terampil dalam waktu relatif singkat.

    Namun memiliki keterampilan saja tidaklah cukup untuk menghadapi era persaingan yang semakin kompetitif seperti saat ini. Untuk itu, diklat juga membekali siswa dengan

    softskill. "Kami beri tahu bagaimana cara berkomunikasi, berinteraksi dalam kerja tim dan pola-pola kerja. Harus terampil dan disiplin," tutupnya.

     

  • Faktor-Faktor yang Menyebabkan Kesetrum Ketika Mengelas dalam Air

     
    Setiap pekerjaan pastinya punya risiko masing-masing. Begitu juga dengan mengelas dalam air atau underwater welding. Jika tidak dilakukan dengan benar, seorang pengelas bisa saja tersetrum saat mengelas dalam air. 
     
    Menurut Erwin, instruktur diklat Under Water Wet Welding Solo Technopark, ada beberapa faktor yang menyebabkan seorang pengelas bisa tersetrum. "Yang pertama, koordinasi dengan tender-nya salah. Tender itu yaitu pengoperasian untuk mesin sudah siap on atau tidak. Seandainya kodenya salah itu berpengaruh dengan setrum," jelasnya. 
     
    Kemudian yang kedua adalah massa. "Massa harus benar-benar nyeram di benda kerja harus bagus," imbuh Erwin. Terakhir adalah masalah elektroda. Jika elektrodanya sudah kadaluarsa, maka tidak bisa digunakan. 
     
    Sebenarnya risiko kesetrum ini sendiri dapat dihindari jika pengelas benar-benarnya melakukannya sesuai dengan prosedur. "Kalau kita sudah standar safety-nya bagus, saya kira tidak ada. Kalo standarnya sudah bagus, aman. Jika kita menyalahi prosedur-prosedurnya yang ditentukan, itu baru berbahaya," tegasnya. 

     

  • Gaji Magang di Industri Jepang Rp 10 Juta, Mau?

     
    Dalam mencari pekerjaan, gaji merupakan salah satu yang dipertimbangkan setiap orang. Pastinya, kita semua mencari pekerjaan yang mampu membayar dengan jumlah uang besar. 
     
    Dengan gaji yang tinggi, kesejahteraan hidup pun akan mudah didapat. Namun untuk menjadi gaji yang besar di Indonesia tidaklah mudah. Oleh karena itu, sebagian besar masyarakat memilih untuk bekerja di luar negeri karena gajinya lebih tinggi. Dan Jepang merupakan salah satu negara yang membayar buruhnya cukup besar.
     
    Sutrisno, Kepala Divisi Diklat Solo Technopark, mengatakan magang di industri Jepang, paling tidak mendapatkan bayaran sekitar Rp 10 juta. Jangka waktu magang (training) di Jepang pun tidak sebentar yaitu sekitar 3-5 tahun. 
     
    Sutrisno mengaku beberapa siswa diklatnya sudah ada yang menjalani program magang di Jepang pada tahun lalu. Dalam waktu dekat ini, salah satu perusahaan manufaktur Jepang, Komatsu akan kembali mengadakan rekrutmen anak magang. Kata dia, para siswa Diklat-nya sangat antusias mengikuti rekrutmen tersebut. 
     
    Untuk bisa terpilih masuk dalam program ini, siswa harus melewati beberapa tahapan seleksi. Mulai dari tes ketahanan fisik, wawancara, tes kesehatan, hingga tes bahasa Jepang.
  • Ini Kelebihan Mesin Gerinda yang Wajib Diketahui

    Industri manufaktur tak bisa dipungkiri senantiasa mengalami perkembangan seiring majunya zaman. Di abad modern saat ini banyak berkembang mesin canggih hingga makin memudahkan proses produksi. Kendati demikian, tak sedikit perusahaan manufaktur masih memanfaatkan penggunaan mesin konvensional seperti mesin gerinda manual atas sejumlah alasan.

    Sebagaimana kita ketahui, mesin gerinda adalah suatu alat ekonomis untuk menghasilkan benda kerja dengan permukaan kasar maupun halus berketelitian tinggi. Sarana ini digunakan pada tahap finishing proses produksi.  

    Instruktur Mesin Gerinda Diklat Mekanik Manufaktur Solo Technopark, Eko Anggoro, mengutarakan mesin gerinda memiliki beberapa kelebihan, di antaranya mampu mengasah semua jenis alat potong.  

    Dalam suatu proses produksi, mesin gerinda dapat mengerjakan benda kerja yang telah dikeraskan. Selain itu, alat ini juga mampu menghasilkan permukaan sangat halus hingga N6 serta bisa mengerjakan benda kerja dengan ukuran sangat presisi.

    Kendati memiliki sejumlah kelebihan, namun mesin gerinda tak lepas dari kekurangan. Beberapa hal mendasar yang menjadi perhatian, di antaranya waktu diperlukan untuk pengerjaan cukup lama. Selain itu, skala pemakanan harus kecil serta biaya untuk pengerjaan cukup mahal.  

    Mesin gerinda sendiri merupakan jenis mesin perkakas digunakan untuk mengasah atau memotong benda kerja dengan tujuan tertentu. Alat ini bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan bahan dasar benda kerja dengan permukaan kasar maupun halus dengan akurasi tinggi. Proses penggerindaan selain bertujuan mengasah benda kerja seperti pahat atau pisau, dapat pula digunakan membentuk benda kerja seperti merapikan hasil potongan dan hasil las.

     

  • Inilah Alasan Solo Technopark Buka Program Diklat Baru Desain Mekanik

     
    Pada 2017, Divisi Diklat membuka beberapa program baru. Desain Mekanik menjadi salah satunya. Kata Kepala Divisi Diklat, Sutrisno, program tersebut dibuka atas dasar permintaan kebutuhan industri.
     
    "Jurusan yang baru yaitu Otomasi Manufaktur dan Desain Manufaktur. Kenapa dibuka jurusan itu, karena kebutuhan industri. Itu saja alasannya," ungkapnya saat ditemui di kantornya pada Kamis (21/12). 
     
    Desain Mekanik dibuka sekitar Februari lalu. Untuk staf pengajar, Solo Technopark mengandeng I-Con (Industries Connectivity). I-Con adalah sekolah desain mekanik yang berbasis di Gedung Graha Prioritas lt.7, Jalan Slamet Riyadi 302 Surakarta.
     
    Mengenai apa saja yang dipelajari dalam diklat Desain Mekanik, Sutrisno menerangkan beragam perangkat lunak (sofware) untuk menggambar. "Intinya ada sebelas 11 item untuk sofware menggambar. Sofware menggambar ini tergantung kebutuhan industri. Ada industri yang menggambar pakai CATIA saja, atau ada yang pakai AutoCAD saja," terangnya.
     
    Di akhir masa pelatihan, siswa nanti diharapkan dapat membuat sebuah desain. Pelatihan desain mekanik memakan waktu sekitar selama 9 bulan.
     
    Setelah dinyatakan lulus, siswa dapat bekerja di industri manufaktur bagian perancangan. Banyak pabrik-pabrik yang membutuhkan tenaga terampil di bidang tersebut. Misalkan saja industri otomotif yang selalu memodifikasi mesinnya.
     
    "Misalkan di Honda atau Astra, mereka ada modifikasi mesin baru. Dari ide, nanti mereka yang membuat cetakannya," jelas Sutrisno.
     

     

  • Mengenal Mekanik Manufaktur Di Solo Technopark

     
    Program pendidikan dan pelatihan Mekanik Manufaktur diselenggarakan untuk menghasilkan tenaga profesional di bidang mesin manufaktur. Pelatihan ini terbuka buat lulusan SMA/SMK yang ingin mengasah kemampuannya di bidang mesin manufaktur.
     
    Pelatihan tersebut dilakukan selama lebih 9 bulan. Adapun rinciannya, 3 bulan pertama (tingkat basic) siswa akan diperkenalkan pengetahuan permesinan dasar. Pada tiga bulan berikutnya, siswa mendalami berbagai teknik operasional beberapa jenis mesin, termasuk kemampuan benchwork (kerja bangku) dan grinding (bubut).
     
    Selanjutnya di tiga bulan terakhir siswa bisa mengikuti program magang di sejumlah mitra Solo Technopark. Peserta diklat yang dinyatakan lulus dalam program pelatihan nantinya akan memperoleh sertifikat berstandar industri ATMI Surakarta.
     
    Lulusan mekanik manufaktur bisa bekerja di industri manufaktur. Peluang kerja keahlian ini bisa dibilang masih besar seiring pertumbuhan perusahaan manufaktur di Indonesia. Mereka dapat bekerja di industri yang menggunakan mesin untuk menghasilkan produknya seperti pabrik makanan, elektronik, dan masih banyak lagi.

     

  • Mengenal Sekilas Mesin Gerinda

    Mesin Gerinda, tentunya kita sudah sangat familier dengan kata ini. Meski cukup akrab di telinga, namun masih banyak orang belum mengenal jauh jenis mesin tersebut. Bentuk bendanya seperti apa maupun fungsi dan cara kerjanya bagaimana, banyak orang tak tahu. Nah, untuk itu, yuk kita kupas sekilas apa itu mesin gerinda.   

    Secara sederhana mesin gerinda bisa didefinisakan sebagai jenis mesin perkakas yang digunakan untuk mengasah atau memotong benda kerja dengan tujuan tertentu. Alat ini bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan bahan dasar benda kerja dengan permukaan kasar maupun halus dengan akurasi tinggi.   

    Instruktur Mesin Gerinda Diklat Manufaktur Solo Technopark, Eko Anggoro, mengatakan mesin gerinda merupakan sebuah benda yang mampu mengasah semua jenis alat potong. Dengan mata potong jamak, mesin gerinda bisa mengasah maupun berfungsi sebagai alat potong benda kerja.

    Adapun untuk prinsip kerjanya sendiri, batu gerinda berputar bersentuhan dengan benda kerja, sehingga terjadi pengikisan, penajaman, pengasahan atau pemotongan. Kendati punya ketelitian tinggi, namun mesin gerinda juga memiliki beberapa kekurangan. Selain waktu yang diperlukan untuk mengerjakan relatif lama, biaya pengerjaan juga cukup mahal.  

    Proses penggerindaan selain bertujuan mengasah benda kerja seperti pahat atau pisau, dapat pula digunakan membentuk benda kerja seperti merapikan hasil potongan dan hasil las. Mesin gerinda juga dapat dimanfaatkan untuk membentuk lengkungan pada benda kerja bersudut serta menyiapkan permukaan benda kerja untuk dilas.

  • Peluang Kerja di Bidang Teknik Mesin Masih Terbuka Luas di Dalam Negeri

     
    Berniat mengambil pelatihan atau pendidikan di bidang mekanik manufaktur tapi tidak yakin dengan masa depan pekerjaan Anda selesai menempuh pendidikan? Maka daripada itu, penting untuk mempertimbangkan prospek sebuah industri sebelum melakukannya. 
     
    Sekarang siapa yang tidak mengenal PT. Astra Otoparts atau PT Indofood Sukses Makmur. Meski keduanya menghasilkan produk yang berbeda, namun kedua perusahaan tersebut tergolong kategori industri manufaktur. 
     
    PT. Astra Otoparts menghasilkan komponen mesin bagi kendaraan. Sementara PT. Indofood Sukses Makmur merupakan industri penghasil produk makanan. Jadi sebenarnya apa sih industri manufaktur?
     
    Sederhananya, industri manufaktur merupakan industri yang menggunakan peralatan modern seperti mesin dalam mengolah barang mentah menjadi barang jadi yang layak dijual. Dalam proses produksinya, tentunya dibutuhkan tenaga kerja berkompetensi. Salah satunya yaitu mekanik (ahli mesin).
     
    Jadi, para ahli mesin atau mekanik akan terus dibutuhkan seiring dengan perkembangan industri manufaktur di Indonesia. Demikian kurang lebih yang disampaikan oleh Kepala Divisi Diklat Mekanik Manufaktur Solo Technopark (STP), Sutrisno.
     
    "Selama ada teknologi, mekanik akan terus dibutuhkan. Makanya sekarang ini kebanyakan, di univesitas, BLK maupun tempat-tempat pelatihan yang dikembangkan itu kan mekanik manufaktur. Membaca peluang mekanik itu lebih banyak," papar dia. 
     
    Sejauh ini, pertumbuhan industri manufaktur di Indonesia sendiri masih menunjukkan geliat yang positif. Kendati demikian, para mekanik dituntut untuk terus belajar sepanjang karier mereka. Pasalnya, teknologi, teknik dan alat baru akan terus berkembang. Sehingga mereka harus menguasai perkembangan teknologi terbaru jika ingin bersaing dengan tenaga kerja asing dalam era Masyarakat Ekonomi Asean/MEA. 

     

  • Perangkat Lunak yang Wajib Dikuasai Anak Desain Manufaktur

     
    Guna memenuhi kebutuhan industri, Solo Technopark membuka program studi baru yaitu Desain Manufaktur. Beda dengan jurusan lain yang bergelut dengan mesin-mesin, Desain Manufaktur lebih mempelajari pada rancangan atau gambar peralatan industri seperti pencetak (molding), alat penepat (jigs dan fixtures) dan masih banyak lagi. Para peserta didik akan diajarkan mulai dari membuat sketsa hingga menggambar menggunakan software.
     
    Jika orang zaman dahulu, mendesain mesin masih dilakukan secara manual menggunakan pensil yang selanjutnya digambar ulang dengan tinta agar tahan lama. Jadi bisa dibayangkan bukan, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan sebuah rancangan mesin?
     
    Namun seiring kemajuan teknologi, para drafter (juru gambar) sudah dimudahkan dengan adanya sofware-software. Setiap industri manufaktur pun bisa menggunakan software yang berbeda. Oleh karena itu, peserta didik dibekali pengetahuan tentang beberapa software-software berikut ini. 
     
    1. AutoCAD
    AutoCAD adalah sebuah aplikasi sofware CAD (Computer aided design) untuk menggambar model 2D dan 3D yang dikembangkan oleh Autodesk. Tak hanya engineer, sofware ini juga sering digunakan oleh arsitektur.
    Dalam industri manufaktur, software ini bisa digunakan untuk menggambar detail perakitan dari berbagai macam alat, termasuk jig dan fixture yang dibutuhkan untuk mendukung proses produksi sebuah industri. Misalnya, di manufaktur sepatu, AutoCAD bisa digunakan untuk menggambar perubahan tata letak lini produksi dan mesin-mesin jika ada pergantian model sepatu.
     
    2. Solid Works
    Solidworks dipercaya sebagai perangkat lunak yang dapat membantu proses desain suatu benda atau bangunan dengan mudah. Sudah banyak perusahaan manufaktur yang menggunakan software solidworks. Keunggulan solidworks yaitu mampu menyediakan sketsa 2D yang dapat diupgrade menjadi bentuk 3D. Selain itu pemakaiannya juga mudah karena memang dirancang khusus untuk mendesain benda mulai dari yang paling sederhana hingga yang rumit sekali pun. 
     
    3. CATIA
    Serupa dengan AutoCAD, CATIA juga merupakan perangkat lunak untuk menggambar serta merancang model 2D dan 3D. Hanya saja, CATIA memiliki beberapa kelebihan, salah satunya yaitu kelengkapan fiturnya. Bisa dibilang CATIA sangat memanjakan penggunanya karena hanya dengan satu software sudah dapat melakukan desain, analisa, dan desain proses manufacturing sampai simulasinya. Selain itu, software ini dikembangkan dengan cara penggunaan sama dengan windows environment seperti untuk melakukan perintah cut, copy danpaste.
     

     

  • Praktik Benchwork, Siswa Diklat Manufaktur Diharapkan Terampil dan Profesional

    Solo Technopark membekali pengetahuan permesinan peserta program Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Mekanik Manufaktur dengan pengajaran teori dan praktik. Mereka pun dididik menjadi tenaga kompeten dan ahli di bidangnya. Selain menguasai operasional mesin, siswa juga dilatih praktik kerja bangku atau benchwork dengan harapan bisa terampil dan profesional di industri manufaktur.

    Benchwork merupakan salah satu kegiatan dalam industri manufaktur secara manual, semiotomatis maupun otomatis. Kendati demikian dalam proses manufaktur sederhana, praktik benchwork cenderung dilakukan secara manual. Aktivitas ini merupakan kegiatan dasar pengerjaan material benda kerja secara manual dengan beberapa proses, di antaranya pengikiran, pengeboran serta penggergajian.     

    Dalam praktik kerja bangku, dikatakan Instruktur Benchwork Diklat Mekanik Manufaktur Solo Technopark, Agus Wahyudi, peserta Diklat dilatih mensinkronkan kemampuan tangan dengan pikiran. Ini penting dilakukan mengingat segala proses pengerjaan material benda kerja dilakukan secara manual.

    “Siswa harus bisa mensinkronkan tangan dengan pikiran karena kalau tidak sinkron akan susah. Hal utama di sini adalah melatih keterampilan tangan. Selama tiga minggu di benchwork, mereka harus bisa menyelesaikan lima part,” ujarnya. 

    Penguasaan kemampuan benchwork, praktis menjadi modal berharga bagi peserta Diklat untuk bisa terampil dan profesional di industri mekanik. Selain itu, mereka juga akan lebih disiplin, mengingat praktik kerja bangku melatih ketekunan dan kesabaran. Kegiatan ini tak hanya berfokus pada pencapaian hasil semata, namun berkaitan dengan proses kerja.

    Karakter seorang engineer dibentuk di benchwork. Oleh sebab itu, manakala siswa terampil, disiplin dan profesional, menurut Agus Wahyudi, mereka akan lebih siap ditempatkan di manapun, khususnya di industri mekanik. Siswa tak khawatir menangani pekerjaan berat karena yakin mampu menemukan solusi.

    “Harapannya setelah kompetensi ini, mereka siap ditempatkan di mana saja dan siap menghadapi. Mereka diharapkan tidak akan pilih-pilih pekerjaan. Jika diberi pekerjaan berat tetap bisa mengerjakan dan mampu memecahkan sendiri,” kata dia. 

  • Siswa Diklat Manufaktur Solo Technopark Diharapkan Kuasai Mesin Bubut

     

    Solo Technopark menggembleng peserta program Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Manufaktur lewat pengajaran teori dan praktik. Hal ini dilakukan tak lain demi mencetak tenaga-tenaga terampil dan kompeten. Siswa pun diharapkan bisa menguasai mesin bubut agar bisa diaplikasikan di dunia kerja.

    Banyak hal dipelajari peserta Diklat selama menimba ilmu di Solo Technopark. Khusus tingkat basic, siswa mendapat pembelajaran serta pelatihan operasional mesin bubut. Mereka, menurut Instruktut Mesin Bubut Diklat Manufaktur Solo Technopark, Mulyanto, dilatih membuat beberapa part, di antaranya handle tap.   

    Lewat pembekalan keterampilan ini, peserta program Diklat diharapkan bisa memroduksi benda-benda berpenampang silindris. Siswa juga dituntut mampu mengetahui cara menghitung RPM, termasuk menghitung feeding atau gerakan otomatis untuk menentukan kehalusan.

    “Siswa dilatih membuat part, misalnya handle tap. Mereka juga diharapkan tahu cara menghitung RPM dan menghitungfeeding,” kata Mulyanto.        

    Mesin bubut sendiri merupakan jenis mesin perkakas di mana dalam proses kerjanya bergerak memutar benda kerja dan menggunakan potong pahat untuk menyayat benda kerja tersebut. Mesin ini merupakan salah satu sarana proses produksi yang dipakai untuk membuat benda kerja berbentuk silindris.

    Mengingat termasuk jenis mesin manual, dibutuhkan keterampilan operator untuk membuat benda yang benar-benar silindris. Saat ini mesin bubut merupakan mesin perkakas yang memiliki populasi terbesar di dunia jika dibanding mesin lain sepertimilling dan drill.

     

  • Siswa Diklat Manufaktur Solo Technopark Dilatih Operasikan Mesin Milling

     

    Sejumlah peserta program Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Manufaktur Solo Technopark mendapat pembekalan keterampilan lewat pengajaran teori dan praktik. Selama tiga bulan mereka dididik menjadi tenaga kompeten dan ahli di bidangnya. Siswa pun diharapkan bisa menguasai teknis operasional mesin milling agar bisa diaplikasikan di dunia industri.

    Dalam program Diklat diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK itu, banyak materi diajarkan. Khusus tingkat basic, siswa mendapat pembelajaran serta pelatihan operasional mesin milling. Di tahap ini, mereka menurut Instruktut Mesin Milling Diklat Manufaktur Solo Technopark, Sutrisno, dilatih membuat beberapa part, di antaranya palu, handle tap serta holderpahat.

    Lewat pembekalan keterampilan, peserta Diklat diharapkan bisa memroduksi suatu benda atau part. Selama mengikuti progam, siswa juga dituntut mampu mengoperasikan mesin dengan benar, di antaranya tentang pengefraisan bertingkat, pengefraisan dengan sudut, pengeboran serta pengefraisan dengan ukuran presisi.  

    “Harapannya alat yang dibuat bisa digunakan. Selain itu, siswa juga diharapkan bisa mengoperasikan mesin dengan benar,” kata Sutrisno.

    Dalam pembelajaran, peserta program Diklat mendapat berbagai teori terkait operasional mesin. Sementara guna menunjang keterampilan, Solo Technopark menyediakan sebelas unit mesin milling untuk kegiatan praktik.   

    Mesin milling sendiri merupakan jenis mesin perkakas yang menghasilkan bidang datar di mana pisau berputar dan benda bergerak melakukan langkah pemakanan. Milling menghasilkan permukaan datar atau berbentuk profil pada ukuran dan kehalusan yang ditentukan. Alat ini digunakan untuk mengerjakan logam berbentuk balok.

    Mengingat termasuk jenis mesin manual, dibutuhkan keterampilan operator untuk membuat benda benar-benar presisi. Sarana mekanik ini dapat menghaluskan atau meratakan benda kerja sesuai dimensi diinginkan.  

     

     
     
     
     
     
     
     
     
  • Solo Technopark Adopsi Sistem Pendidikan Jerman, Apa Keunggulannya?

     
    Jerman merupakan salah satu negara dengan perekonomian terkuat. Banyak industri otomotif terkenal dari negara ini seperti Mercedes-Benz, Volkswagen, Audi, dan Opel. Industri yang maju ini didukung dengan kualitas pendidikan yang baik pula. 
     
    Banyak universitas dari Jerman yang masuk jajaran universitas terbaik di dunia. Sebut saja seperti Technical University Munich, University of Heidelberg, Technische Universität München dan masih banyak lagi. 
     
    Melihat keberhasilan negara Jerman, lembaga pendidikan Indonesia pun mencontoh sistem pendidikan Jerman. Begitu juga dengan Solo Technopark. Sutrisno, Kepala Divisi Diklat mengatakan bahwa lima program pendidikan dan pelatihan (Diklat) Solo Technopark mengadopsi kurikulum pendidikan negara Jerman. "Staf pengajar kita dari ATMI. Dan ATMI menerapkan kurikulum pendidikan Jerman," katanya. 
     
    Pendidikan vokasi di Jerman didesain untuk memberikan ilmu secara teori dan praktik bagi siswa. Dalam proses pembelajaran, 75 persen waktu siswa digunakan bekerja di industri, sedangkan sisanya mereka belajar teori di sekolah. Nantinya setelah siswa mengikuti pendidikan vokasi, mereka akan mendapatkan sertifikat dari asosiasi industri yang dapat digunakan untuk melamar pekerjaan. 
     
    Solo Technopark juga demikian. Sebanyak 70 persen pembelajaran berupa praktek, sisanya 30 persen teori. Pendidikan karakter juga tetap diutamakan. Misalnya jika ada peserta diklat yang terlambat datang maupun merusak alat akan dikenakan kompensasi tambahan jam kerja. 
     
    Jika dinyatanya lulus, siswa dibekali sertifikat keahlian yang dapat digunakan untuk melamar pekerjaan. Dengan kombinasi antara teori dan praktek itu, dapat menjamin kualifikasi tinggi para siswanya.
     
    Selain itu, faktor lain yang membuat pendidikan di Jerman adalah biayanya. Pendidikan gratis tersedia pada hampir semua institusi pendidikan. Sesuai Undang Undang Jerman, setiap warga negara Jerman berhak memilih jenis pendidikan yang mereka inginkan dan diberi akses ke pekerjaan yang diminati. Kebijakan ini membuat anak muda dapat tumbuh secara mandiri, profesional yang sesuai dengan kemampuannya. 
     
    Tidak berbeda dengan Jerman, Solo Technopark juga menyediakan beasiswa penuh alias gratis untuk para peserta didiknya. Setelah lulus, Solo Technopark juga berupaya menyalurkan siswa bekerja ke berbagai perusahaan. Sehingga, 95 persen lulusan STP dipastikan terserap industri. 

     

  • Solo Technopark Buka Pendaftaran Pelatihan Bisnis Berbasis Teknologi, Gratis!

    Solo Technopark akan menyelenggarakan pelatihan Bisnis Berbasis Teknologi Informasi (BBTI). Pelatihan ini akan berlangsung mulai dari November hingga Desember 2017 di Solo Technopark, Jalan Ki Hajar Dewantara, Kentingan, Jebres, Solo.

    Ada 12 macam pelatihan yang akan diberikan. Di antaranya, menyaring ide bisnis, analisis SWOT bisnis, capital budget untuk Start Up, Bisnis From Open Source, Digital Video Marketing Produk, Web dengan Wordpress dan masih banyak lagi.

    Namun di antara 12 macam pelatihan tersebut, peserta hanya boleh memilih 2 seminar saja. Adapun pematerinya berasal dari tenaga ahli Universitas Negeri Surakarta (UNS). 

    Pelatihan ini bisa diikuti oleh kalangan pebisnis maupun warga yang minat bisnis. Untuk mengikuti seminar ini, tidak dikenakan biaya alias gratis.

    Peserta  tinggal mendaftar secara online di http://technopark.surakarta.go.id/pendaftran/seminar_bisnis.html. Adapun kuota peserta yang diterima di pelatihan ini tidak dibatasi.

     

  • Tenaga Ahli Lulusan Solo Technopark Diminati Industri Luar Negeri

     
    Kepala Divisi Diklat Mekanik Solo Technopark (STP), Sutrisno mengatakan tenaga ahli yang lulus dari lembaga pendidikannya cukup diminati oleh industri luar negeri. Salah satunya yaitu dari perusahaan multinasional ternama dari Jepang, Komatsu.
     
    "Saat ini, sedang ada permintaan ke Jepang dari Komatsu. Karena tahu STP tempat pelatihan ini, mereka membutuhkan tenaga ahli yang bisa welding (mengelas) kemudian kedua mekanik manufaktur, yang bisa bubut sama milling," jelasnya.
     
    Menurut Sutrisno, banyak peserta didiknya yang antusias untuk bekerja di perusahaan tersebut. Namun, mereka harus melewati tahap seleksi yang cukup ketat terlebih dulu sebelum diterima di Komatsu. 
     
    Bagi STP sendiri, ini bukan pertama kalinya peserta didiknya diminta oleh industri Jepang. Tahun kemarin, setidaknya ada 6 lulusan diklat STP yang sudah bekerja di perusahaan Jepang. 
     
    Solo Technopark sendiri merupakan pusat vokasi dan inovasi teknologi, pusat riset teknologi terapan di Kota Surakarta. STP memberikan layanan pendidikan bidang industri, inkubator bisnis, jasa produksi dan penelitian, pengembangan teknologi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), meningkatkan daya saing dan kinerja dunia usaha dan industri, meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, serta memperluas lapangan pekerjaan melalui pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
     
    Melalui pendidikan dan pelatihan, diklat mekanik STP telah menghasilkan lulusan ribuan tenaga ahli. Selain mendapatkan sertifikasi, lulusan diklat ini juga langsung dapat bekerja di ratusan industri yang bekerja sama STP. 
Anda disini: Home
STP Homepage

Kawasan Solo Technopark (STP) secara resmi berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.

Layanan Pengguna