Penilaian Kompetisi Roket Air Diperketat

Penilaian Kompetisi Roket Air (KRA) ke-4 2017 di Solo Techno Park (STP) mengadopsi penilaian Kompetisi Roket Air Nasional (KRAN). Pelaksanaan kompetisi tahunan itu kali ini sedikit mengalami perubahan dari sisi teknis.

“Tingkat akurasinya semakin ditingkatkan,” kata salah satu panitia KRA ke-4 2017, Widodo.

Pada tahun 2016 lalu, penilaian dilakukan berdasarkan ketepatan titik jatuh roket terhadap titik sasaran yang berjarak 90 meter dari titik luncur. Sasaran berbentuk lingkaran dengan diameter 12 meter. Titik sasaran dibagi menjadi empat zona penilaian berjenjang. Semakin dekat dengan titik pusat lingkaran, nilai yang didapat semakin tinggi.

Tahun ini, titik sasaran diperkecil menjadi 10 meter untuk meningkatkan tingkat akurasi. Setiap peserta diberi dua kali kesempatan meluncurkan roket. Nilai tertinggi dari dua kali peluncuran itulah yang akan digunakan untuk penilaian.

“Misalnya nilai peluncuran pertama lebih tinggi dari peluncuran kedua, yang dipakai nilai yang pertama,” terang Widodo.

Saat ini, panitia masih menyiapkan detil pelaksanaan KRA ke-4 2017. Rencananya, detil pelaksanaan akan dibeberkan kepada peserta saat temu teknik yang akan diadakan menjelang lomba.

“Kita masih tahap sosialisasi sambil menunggu peserta yang mendaftar. Nanti akan kita jelaskan lagi,” kata dia.

 

Anda disini: Home Media Publik Event dan Berita Penilaian Kompetisi Roket Air Diperketat
STP Homepage

Kawasan Solo Technopark (STP) secara resmi berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.

Layanan Pengguna