Ini Kelebihan Mesin Bubut Konvensional yang Wajib Diketahui

Industri terus mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Di abad modern seperti sekarang banyak berkembang mesin otomatis yang membuat aktivitas produksi lebih efisien. Kendati demikian masih banyak industri manufaktur tak meninggalkan penggunaan mesin konvensional seperti mesin bubut atas berbagai pertimbangan.

Tak bisa dipungkiri saat ini mesin bubut merupakan mesin perkakas yang memiliki populasi terbesar di dunia jika dibanding mesin lain seperti milling dan drill. Meski banyak industri besar telah beralih ke mesin bubut CNC (Computer Numerical Control), namun tak sedikit perusahaan manufaktur masih memanfaatkan mesin bubut manual untuk aktivitas produksinya.

Menurut Instruktut Mesin Bubut Diklat Manufaktur Solo Technopark, Mulyanto, ada beberapa kelebihan dimiliki mesin bubut manual hingga layak dipertahankan. Kelebihan itu, di antaranya bisa mengerjakan produk by order alias sesuai pesanan maupun mudah dalam perawatan.  

“Mesin bubut manual bisa mengerjakan produk massal. Kelebihannya dia bisa mengerjakan by order dan mudah perawatannya,” kata Mulyanto.

Selain dua hal itu, mesin bubut manual/konvensional masih memiliki kelebihan lain, yakni pengoperasiannya relatif gampang, mesin cenderung awet dan biaya pemeliharaannya sangat kecil. Mesin bubut manual juga tak bergantung perubahan suhu dan cuaca serta rendah dalam efisiensi produktif.

Mesin bubut manual saat ini dikategorikan konvensional tak lepas dari hadirnya mesin CNC yang operasionalnya dikontrol menggunakan komputer. Sementara jenis mesin konvensional dalam operasionalnya mutlak dibutuhkan keterampilan manual operator.   

Kendati terbilang konvensional, namun mesin bubut manual dapat mengerjakan produk massal hingga ribuan. Mulyanto menyatakan operasional sepuluh unit mesin bubut manual dapat mengerjakan sekira seribu produk atau part dalam kurun waktu dua pekan.  

Anda disini: Home Media Publik Event dan Berita Ini Kelebihan Mesin Bubut Konvensional yang Wajib Diketahui
STP Homepage

Kawasan Solo Technopark (STP) secara resmi berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.

Layanan Pengguna