Diklat Mekanik Manufaktur, Siswa Dibekali 4 Keahlian Ini

Membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) kompeten dan profesional tentu menjadi keinginan institusi pendidikan manapun. Atas dasar itu pulalah, Solo Technopark berupaya mencetak tenaga-tenaga terampil lewat program pendidikan dan pelatihan (Diklat). Salah satu Diklat yang digelar, yakni mekanik manufaktur di mana siswa dibekali operasional permesinan.

Setidaknya ada tiga jenis mesin manual harus dipelajari di tingkat basic, yakni mesin bubut, mesin milling dan mesin gerinda serta bench work alias kerja bangku. Mesin bubut sendiri merupakan jenis mesin perkakas di mana dalam proses kerjanya bergerak memutar benda kerja dan menggunakan potong pahat untuk menyayat benda kerja tersebut. Mesin ini merupakan salah satu sarana proses produksi yang dipakai untuk membuat benda kerja berbentuk silindris.

Lewat pembekalan keterampilan ini, Instruktur Mesin Bubut Diklat Mekanik Manufaktur Solo Technopark, Mulyanto berharap peserta program Diklat bisa memroduksi benda-benda berpenampang silindris. Siswa juga dituntut mampu mengetahui cara menghitung RPM, termasuk menghitung feeding atau gerakan otomatis untuk menentukan kehalusan.  

Lain halnya mesin milling. Dalam pembelajaran, peserta Diklat diharapkan bisa memroduksi suatu benda atau part. Selama mengikuti progam, siswa juga dituntut mampu mengoperasikan mesin dengan benar, di antaranya tentang pengefraisan bertingkat, pengefraisan dengan sudut, pengeboran serta pengefraisan dengan ukuran presisi.  

Mesin milling sendiri merupakan jenis mesin perkakas yang menghasilkan bidang datar di mana pisau berputar dan benda bergerak melakukan langkah pemakanan. Milling menghasilkan permukaan datar atau berbentuk profil pada ukuran dan kehalusan yang ditentukan. Alat ini digunakan untuk mengerjakan logam berbentuk balok.

Sementara untuk mesin gerinda, menurut Instruktur Mesin Gerinda Diklat Mekanik Manufaktur Solo Technopark, Eko Anggoro, siswa dilatih melakukan penajaman benda hingga pembuatan alat potong. Harapannya mereka mampu mengetahui geometri alat potong dan bisa mengasah alat potong dengan tepat. Oleh sebab itu, siswa setidaknya harus menguasai beberapa pengetahuan dasar terkait teknik gerinda, jenis batu gerinda serta komposisi batu gerinda.

Dalam Diklat, peserta program juga mendapat pembelajaran kegiatan permesinan yang dilakukan di atas meja kerja atau biasa dikenal dengan istilah bench work. Kerja bangku adalah teknik dasar harus dikuasai siswa di dunia permesinan. Aktivitas ini lebih difokuskan pada pembuatan benda kerja dari bahan logam dengan perkakas tangan di bangku kerja.

 

Anda disini: Home Media Publik Event dan Berita Diklat Mekanik Manufaktur, Siswa Dibekali 4 Keahlian Ini
STP Homepage

Kawasan Solo Technopark (STP) secara resmi berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.

Layanan Pengguna