97% Lulusan Diklat Mekanik Solo Technopark Terserap Industri Manufaktur  

Solo Technopark menggelar program Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Mekanik guna memfasilitasi keterampilan masyarakat di bidang permesinan. Selama sembilan bulan peserta dididik menjadi tenaga kompeten dan ahli lewat pengajaran teori dan praktik. Program inipun terbilang sukses mencetak tenaga terampil, mengingat sekira 97 persen lulusan Diklat mampu terserap di industri manufaktur.

Di tengah ketatnya persaingan kerja, Solo Technopark berupaya memberi solusi terhadap para peserta Diklat. Langkah konkretnya, menurut Head of Mechanic Dept setempat, Sutrisno, yakni dengan memfasilitasi penyaluran kerja ke sejumlah perusahaan manufaktur, baik di kawasan Soloraya maupun luar daerah.  

“Sekitar 97 persen lulusan Diklat Mekanik Solo Technopark terserap di industri manufaktur. Mereka kami salurkan ke sejumlah perusahaan, walaupun ada juga yang memutuskan memilih bekerja sendiri,” kata dia.

Sementara sekira tiga persen sisanya bukan berarti tak terserap industri manufaktur, melainkan lebih memilih melanjutkan pendidikan. Adapun penyaluran peserta Diklat, selain di sejumlah perusahaan area Kota Solo dan sekitarnya, disalurkan pula ke beberapa perusahaan manufaktur di kawasan industri seperti Cikarang, Tangerang maupun Bekasi.

Lulusan Solo Technopark terserap di perusahaan-perusahaan besar seperti PT Indonesia TRC Industry bergerak di bidang spare part printing, PT Metal Flashindo, PT Natra Aircraft Support bergerak dalam industri penerbangan, PT Pakarti Riken Indonesia bergerak di bidang manufaktur serta PT Reiken Quality Tools.

“Target kami memang lulusan bisa terserap industri. Dikatakan program kami baik itu indikatornya lulusan banyak terserap industri,” tandas Sutrisno.     

 

Anda disini: Home Media Publik Event dan Berita 97% Lulusan Diklat Mekanik Solo Technopark Terserap Industri Manufaktur  
STP Homepage

Kawasan Solo Technopark (STP) secara resmi berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.

Layanan Pengguna