Sistem Diklat Mekanik Solo Technopark Sesuai Kebutuhan Industri

 
Solo Technopark berkomitmen mengentaskan pengangguran lewat program Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Mekanik. Dalam upaya mencetak tenaga-tenaga profesional, peserta Diklat dibekali berbagai kemampuan keteknikan. Materi dan sistem pendidikannyapun disesuaikan kebutuhan industri.   
 
Sebagaimana dikatakan Head of Mechanic Dept Solo Technopark, Sutrisno, kurikulum pendidikan dan pelatihan (Diklat) mekanik mengikuti kebutuhan industri. Dengan kata lain, program yang dibuka menyesuaikan perkembangan teknologi serta tuntutan pasar agar nantinya lulusan dapat terserap industri.
 
“Kurikulum Diklat mengikuti industri. Program yang dibuka sesuai dengan perkembangan teknologi dan tuntutan pasar. Saat ini apa yang dibutuhkan industri pas, itulah mengapa lulusan kami (Diklat Mekanik Solo Technopark) yang terserap di industri banyak,” ujarnya.
 
Selama menjalani Diklat, siswa dididik menjadi tenaga kompeten dan ahli di bidangnya. Mereka diharapkan bisa menguasai teknis operasional beberapa jenis mesin. Oleh sebab itu, selain dibekali teori, peserta program juga mendapat pembelajaran praktik langsung dengan mesin produksi.
 
Diklat Mekanik Solo Technopark tak hanya mengajarkan pada pencapaian hasil semata, namun juga melatih mengelola proses kerja secara baik. Siswa harus bertumpu pada etos kerja tinggi mencakup kedisiplinan, ketekunan, ketahanan serta penguasaan teknik.    
 

“Kami siapkan satu mesin satu siswa agar mereka benar-benar menguasai. Waktu Diklat perminggu 40 jam, dihitung dari praktik dan teori. Sementara untuk kurikulumnya mengikuti industri,” ungkap Sutrisno.

 

Anda disini: Home Media Publik Event dan Berita Sistem Diklat Mekanik Solo Technopark Sesuai Kebutuhan Industri
STP Homepage

Kawasan Solo Technopark (STP) secara resmi berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.

Layanan Pengguna