Ikut Program Inkubator, R-Win Sukses Kembangkan Bisnis Modifikasi Motor untuk Penyandang Disabilitas

 

 
Ada banyak alasan pengusaha yang ingin mengikuti pelatihan dan pendidikan inkubator Bisnis dan Teknologi (IBT) yang diadakan oleh Solo Technopark. Salah satu di antaranya yaitu ingin dibantu dalam mengembangkan produksi bisnisnya. 
 
Hal itulah yang menjadi latar belakang R-Win Development mengikuti program IBT Solo Technopark ini. R-Win Development memiliki bisnis jasa modifikasi motor untuk penyandang disabilitas. Selama mengikuti program ini, pengusaha asal Solo ini ingin target produksinya mencapai 50 unit atau lebih besar. Peserta diklat ini sudah memiliki jaringan difabel yang cukup banyak, namun percepatan produksinya masih kurang.
 
Pihak Solo Technopark sendiri menawarkan pendampingan hingga menyediakan fasilitas berupa ruang produksi. "Kami, inkubator sendiri melakukan pendampingan untuk usahanya, untuk legalitas dan sebagainya, kita ikut membantu juga," jelas pihak staff inkubator STP. "Untuk pengembangan sendiri, dia harus memiliki semacam target pasarnya. Nah, kita juga ikut membantu mencari tahu berapa banyak sih penyandang cacat di Solo."
 
Inkubator juga memfasilitasi tempat dan alat untuk memproduksi produk peserta program atau tenant. "Jika di workshop-nya (bengkel) penuh, atau jika pengerjaannya dibutuhkan waktu yang cepat, bisa di sini (STP). Tetapi selama ini masih bisa dihandle di workshop," imbuhnya.
 
Kini, nama R-Win pun sudah cukup terkenal di kalangan difabel. Tak hanya itu, R-Win juga sering diundang menjadi pembicara dalam acara Kemenristekdikti.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

Anda disini: Home Media Publik Event dan Berita Ikut Program Inkubator, R-Win Sukses Kembangkan Bisnis Modifikasi Motor untuk Penyandang Disabilitas
STP Homepage

Kawasan Solo Technopark (STP) secara resmi berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.

Layanan Pengguna