Manfaat Besar Program Inkubasi Bisnis Solo Technopark Bagi Startup Delivo

 
Selain program pendidikan dan pelatihan (diklat), Solo Technopark juga membuka program inkubasi bisnis dan teknologi (INBISTEK). Program ini diharapkan dapat menjadi alternatif solusi bagi penyerap tenaga kerja di Indonesia dengan cara menumbuhkembangkan wirausaha baru berbasis teknologi.
 
Program inkubasi Solo Technopark telah menaungi cukup banyak generasi muda yang tertarik dan memiliki ide bisnis yang berpotensi. Salah satu pelaku usaha yang telah menikmati manfaat dari inkubator bisnis ini adalah Ryo Juara. Pria lulusan Universitas Sebelas Maret (UNS) ini tengah mengembangkan usaha Delivery Oleh-Oleh Online (Delivo). 
 
Pada 2016, dia mendaftar untuk mengikuti inkubasi bisnis dengan menyodorkan proposal bisnis. Setelah melalui tahap seleksi, dia pun diberi modal sekitar Rp 147 juta untuk mengembangkan bisnisnya. 
 
"Modal sekitar 147 juta, tapi itu 70 persennya, yang 30 persen untuk pendampingan dari STP," ungkapnya melalui pesan singkat pada Jumat (29/12).
 
Selama setahun mengikuti program inkubasi bisnis, dia mengaku mendapatkan manfaat yang membuat bisnisnya terus berjalan hingga saat ini. Pada awalnya, ia mengaku usahanya terkendala modal yang terbatas. Publikasi dan mitra yang terbatas membuat bisnisnya hanya berkutat di area Solo saja. 
 
Kini setelah bergabung program inkubasi, ia memiliki jumlah driver lebih dari 70 orang sehingga bisa menjangkau area Solo, Sukoharjo, Semarang dan Lampung. Sekarang banyak perusahaan yang ingin menjadi mitra bisnisnya. Dengan modal yang diberikan STP, layanan Delivo menjadi lebih lengkap.
 

 

Anda disini: Home Media Publik Event dan Berita Manfaat Besar Program Inkubasi Bisnis Solo Technopark Bagi Startup Delivo
STP Homepage

Kawasan Solo Technopark (STP) secara resmi berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.

Layanan Pengguna