Solo Technopark Sewakan Tempat untuk Kegiatan Edukasi

Dilihat: 919
 
Butuh tempat yang nyaman untuk mengadakan pertemuan atau seminar? Tidak perlu bingung. Solo Technopark menyewakan tempat untuk berbagai kegiatan edukasi seperti seminar dan workshop.
 
Solo Technopark memiliki berbagai tipe ruangan yang dapat digunakan untuk menyelenggarakan pertemuan dan seminar. Kapasitas ruangan sekitar 50-80 orang. Fasilitas yang didapat proyektor, laptop, sound system, Wi-Fi dan masih banyak lagi.
 
Solo Technopark memang lebih sering digunakan sebagai tempat pertemuan, seminar atau workshop yang diselenggarakan oleh Pemerintah. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan bagi masyarakat yang juga ingin mengadakan kegiatan di Solo Technopark dapat menyewanya, baik indoor maupun outdoor.
 
Pihak luar yang ingin menyewa tempat Solo Technopark dipatok kisaran harga 5-10 juta. "Itu tergantung tempat dan lama menyewanya," kata Mahfud, staff Solo Technopark. 
Untuk menyewa tempat di Solo Technopark, peminjam harus mengajukan surat permohonan kepada pimpinan Solo Technopark. Lebih jauh, bisa langsung datang ke Solo Technopark di Jl. Ki Hajar Dewantara, Kentingan Jebres. 
 

 

Diklat Solo Technopark Buka Pendaftaran Beasiswa Penuh, Mau?

Dilihat: 2289
 
Solo Technopark kembali membuka program Beasiswa bagi lulusan SMA/SMK yang ingin menempuh enam program pendidikan dan pelatihan (diklat) di Solo Technopark. Enam program itu adalah diklat otomasi, desain mekanik, las darat, mekanik garment, las dalam air dan mekanik manufaktur.
 
Pendaftaran beasiswa tersebut akan dibuka mulai tahun 2018. Sementara proses pendidikan akan dimulai pada Februari mendatang. Demikian ungkap Dewi, Staff Marketing Solo Technopark pada Kamis (28/12).
 
Beasiswa ini adalah beasiswa 100 persen (penuh), yang artinya siswa tidak dipungut biaya selama mengikuti pendidikan dan pelatihan di Solo Technopark. Kurun waktu diklat ini selama dua hingga sembilan bulan. 
 
Dewi menambahkan, persyaratan mendaftar beasiswa ini harus memiliki fotocopy KTP Solo. Adapun syarat lainnya yaitu usia maksimal 24 tahun, sehat jasmani dan rohani, tinggi maksimal 155 cm, berat minimal 45 kg serta tidak buta warna. 
 
Sementara itu, berkas pendaftaran yang harus dipersiapkan antara lain:
1. Fotocopy Ijazah SMK/SMA dilegalisir 1 lembar (bagi alumni)
2. Fotocopy nilai raport semester terakhir dilegalisir (bagi kelas XII)
3. Pas foto ukuran 3x4 1 lembar dan ukuran 4 x 6 1 lembar 
4. Fotocopy KTP 2 lembar
5. Fotocopy KTP orangtua masing-masing 2 lembar
6. Fotocopy Kartu Keluarga 2 lembar
7. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) asli
8. Formulir pendaftaran
 
Informasi lebih lanjut mengenai program beasiswa dapat menghubungi Ibu Dewi di nomor 0812 22986 8898.

Mengnal Program Basic Structure Aircraft Maintenance Training di Solo Technopark

Dilihat: 1424
 
Solo Technopark (STP) mengadakan program Pendidikan dan Pelatihan Teknisi Perawatan Pesawat Terbang atau Basic Structure Aircraft Maintenance Training. Pelatihan ini merupakan kerjasama antara Solo Technopark dengan Garuda Maintenance Facillity (GMF) AeroAsia. 
 
Program Basic Structure Aircraft Maintenance Training resmi dibuka pada 1 Oktober 2012. Pelatihan dilakukan selama 9 bulan. Enam bulan pertama diisi dengan teori di Solo Technopark dengan instruktur dari GMF. Lantas tiga bulan berikutnya praktik lapangan di fasilitas perawatan pesawat GMF di Cengkareng, Tangerang. 
 
Adapun syarat pendaftar adalah laki-laki, lulusan sekolah menengah (IPA) atau sekolah menengah kejuruan jurusan elektro, listrik, mesin atau otomotif. Nilai Ujian Akhir Nasional (UAN) rata-rata  minimal 7 di setiap mata pelajaran, dan khusus Bahasa Inggris minimal 8. Pendaftar berusia 21 tahun dan belum menikah. Kemudian tinggi badan minimal 160 sentimeter, sehat jasmani dan rohani serta tidak buta warna. 
 
Setelah dinyatakan lulus pelatihan, siswa berpeluang direkrut GMF dengan sistem ikatan dinas selama 5 tahun. Harapannya, pelatihan ini dapat mencetak teknisi perawatan pesawat terbang yang memiliki kualifikasi sesuai keinginan industri penerbangan. Untuk mengetahui lebih lanjut, bisa menghubungi atau datang langsung ke Solo Technopark. 

Apa Saja Persyaratan Ikut Inkubator Bisnis dan Teknologi 

Dilihat: 1429
 
Solo Technopark berupaya mencetak sumber daya manusia (SDM) yang kompetitif dan berkualitas lewat berbagai program pendidikan dan pelatihan. Salah satunya adalah program Inkubator Bisnis dan Teknologi (INBISTEK). INBISTEK telah resmi dibuka pada 2016 silam.
 
Program inkubator diadakan untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan berbasis teknologi (technopreneur) para lulusan perguruan tinggi, generasi muda dan pebisnis baru lainnya di wilayah Surakarta. Sehingga harapannya, keluaran Program Inkubator Bisnis ini nantinya bisa menyerap tenaga kerja. 
 
Bekerjasama dengan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), program ini menawarkan pembinaan, pendampingan, pengembangan produk, serta membantu memberikan pelatihan manajemen produksi kepada peserta. Selain itu, Kemenristekdikti juga memberikan sokongan dana untuk penyelenggaran program inkubator.
 
Mengingat tak semua orang yang ingin berwiraswata memiliki pengetahuan yang cukup, Solo Technopark membagi program ini menjadi dua kategori yaitu Program Prainkubasi dan Inkubasi. Keduanya sama-sama bertujuan untuk mencetak wiraswasta yang mumpuni. Namun dua program itu memiliki sasaran dan cakupan yang berbeda. 
 
Prainkubasi
Program prainkubasi lebih ditujukan untuk pengusaha atau calon pengusaha yang sudah memiliki ide usaha tetapi belum memiliki perencanaan matang. Dalam program ini, peserta akan diberi pelatihan mengembangkan dan menguji ide bisnis menjadi business plan hingga menghasilkan prototype (Purwarupa) yang siap jual. 
 
Program ini berlangsung selama tiga bulan. Satu bulan pertama, peserta mendapat pelatihan teknologi produksi dan pengolahan organisasi bisnis, manajemen pemasaran, manajemen keuangan, dan rencana bisnis. Selanjutnya dua bulan berikutnya untuk menghasilkan purwarupa produk dan mengujinya di pasaran. Setelah prainkubasi selesai, peserta bisa melanjutkan dengan mengikuti program inkubasi. 
 
Adapun persyaratan yang harus dipenuhi untuk mengikuti program ini adalah sebagai berikut:
 
1. Usia maksimal 35 tahun
2. Memiliki ide bisnis
3. Harus berkelompok, minimal terdiri dari 2 orang
4. Melengkapi data diri di formulir pendaftaran
 
Inkubasi
Program ini merupakan kelanjutan dari program prainkubasi. Namun, peserta bisa saja langsung masuk program inkubasi tanpa melalui prainkubasi, jika sudah memiliki business plan yang matang. 
 
Materi yang diberikan di program ini fokus pada pengembangan usaha. Selama masa inkubasi, STP hanya berperan sebagai pendamping. Peserta akan dibantu dalam legalisasi dan komersialisasi usaha. Siswa juga dilatih mengevaluasi dan memonitor usahanya. Sehingga selepas mengikuti program inkubator, peserta diharapkan menjadi pengusaha mandiri dan siap bersaing di pasaran. 
 
Adapun persyaratan yang harus dipenuhi untuk mengikuti program ini adalah sebagai berikut:
1. Usia maksimal 35 tahun
2. Mengajukan proposal bisnis
3. Harus berkelompok, minimal terdiri dari 2 orang
4. Melengkapi data diri di formulir pendaftaran
 
Pendaftaran program ini hanya dibuka setahun sekali. Peserta yang berhasil lolos mengikuti program tersebut nantinya sama sekali tidak dipungut biaya alias gratis. 

Mengenal Mekanik Welding di Solo Technopark

Dilihat: 1395
 
Mekanik Welding adalah bagian dari program pendidikan dan pelatihan (diklat) yang diadakan oleh Solo Technopark. Training ini lebih fokus pada bidang pengelasan mekanik.
 
Masa pelatihan mekanik welding yaitu 9 bulan. Pada tiga bulan pertama, siswa akan diajarkan pengetahuan dasar Kemudian trisemester berikutnya, siswa mendalami berbagai macam teknik las mekanik. Lanjut 3 bulan terakhir, peserta mengikuti program magang di sejumlah mitra Solo Technopark. 
 
Selama pembelajaran, siswa benar-benar dipersiapkan untuk menjadi tenaga ahli dalam pengelasan. Peserta diklat yang dinyatakan lulus dalam program pelatihan nantinya akan memperoleh sertifikat berstandar industri ATMI Surakarta.
 
Tenaga ahli las atau lebih dikenal sebagai welder merupakan salah satu pekerjaan yang sangat dibutuhkan di industri manufaktur Indonesia. Lulusan mekanik welding ini bisa bekerja di berbagai infrastruktur industri, dari turbin listrik hingga kilang minyak. Peluang kerja di luar negeri bagi para welder masih terbuka luas. 

 

Mengenal Mekanik Manufaktur Di Solo Technopark

Dilihat: 1231
 
Program pendidikan dan pelatihan Mekanik Manufaktur diselenggarakan untuk menghasilkan tenaga profesional di bidang mesin manufaktur. Pelatihan ini terbuka buat lulusan SMA/SMK yang ingin mengasah kemampuannya di bidang mesin manufaktur.
 
Pelatihan tersebut dilakukan selama lebih 9 bulan. Adapun rinciannya, 3 bulan pertama (tingkat basic) siswa akan diperkenalkan pengetahuan permesinan dasar. Pada tiga bulan berikutnya, siswa mendalami berbagai teknik operasional beberapa jenis mesin, termasuk kemampuan benchwork (kerja bangku) dan grinding (bubut).
 
Selanjutnya di tiga bulan terakhir siswa bisa mengikuti program magang di sejumlah mitra Solo Technopark. Peserta diklat yang dinyatakan lulus dalam program pelatihan nantinya akan memperoleh sertifikat berstandar industri ATMI Surakarta.
 
Lulusan mekanik manufaktur bisa bekerja di industri manufaktur. Peluang kerja keahlian ini bisa dibilang masih besar seiring pertumbuhan perusahaan manufaktur di Indonesia. Mereka dapat bekerja di industri yang menggunakan mesin untuk menghasilkan produknya seperti pabrik makanan, elektronik, dan masih banyak lagi.

 

Beginilah Peluang Mengais Rezeki di Dalam Air

Dilihat: 1268
 
Peluang kerja tukang las dalam air tidak sebanyak tukang las di darat. Kendati demikian, gaji tukang las dalam air memang relatif lebih tinggi. Demikian kata Erwin, instruktur diklat Under Water Wet Welding Solo Technopark.
 
"Peminatnya di dunia industri Indonesia saya pikir masih minim. Tidak sebanyak tukang las di darat. Yang susah itu cari lowongannya dan link karena tidak semua perusahaan membutuhkan," ungkapnya.
 
Menurut Erwin, sedikitnya peluang kerja bagi tukang las dalam air karena pihak industri sendiri tidak setiap waktu membutuhkan keahlian tukang las dalam air. "Disesuaikan dengan kebutuhan. Tidak setiap saat dibutuhkan. Mereka butuh yang sifatnya emergency karena ini sifatnya emergency. Sesuatu yang cepat dan penanganannya benar. Underwater tidak bisa selalu bikin bangunan baru atau produk baru," jelasnya.
 
Erwin mengaku kebanyakan siswa yang tertarik mengikuti program pelatihan underwater wet welding sudah memiliki pekerjaan atau koneksi di perusahaan yang membutuhkan tukang las dalam air. "Rata-rata freelance dan sudah berpengalaman bekerja," kata dia.
 
Karena peluangnya kerja di Indonesia masih minim, lulusan tukang las dalam air pun akhirnya membidik kesempatan kerja di luar negeri. "Ada. Dari kita yang bekerja di luar negeri banyak. Tapi setidaknya mereka laku," tutur Erwin. 
 
 
Anda disini: Home Media Publik Event dan Berita
STP Homepage

Kawasan Solo Technopark (STP) secara resmi berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.

Layanan Pengguna