Mengenal Diklat Otomasi Solo Technopark

Dilihat: 1213
 
Otomasi adalah jurusan baru dalam program pelatihan dan pendidikan (Diklat) Mekanik Manufaktur. Diklat Otomasi ini telah resmi dibuka pada Mei 2017. 
Diklat ini memberikan pengetahuan yang menitik beratkan pada otomatisasi proses produksi di suatu perusahaan. Siswa akan mempelajari kelistrikan dasar, sistem micro controller, sistem pneumatik hidrolik dan sistem programmable logic control (PLC).
 
Program Diklat ini ditempuh dalam waktu sembilan bulan. Adapun pada tiga bulan pertama (tingkat basic) siswa akan diperkenalkan permesinan dasar. Pada tiga bulan berikutnya (tingkat applied), siswa mendalami pengetahuan otomasi. Selanjutnya di tiga bulan terakhir siswa bisa mengikuti program magang di sejumlah perusahaan mitra Solo Technopark.
 
Baik lulusan SMK maupun SMA/MA dapat mengikuti program diklat otomasi. Namun sebelum itu, siswa wajib lolos tes logika terlebih dulu. Lulusan Diklat Otomasi Solo Technopark nantinya dapat bekerja di perusahaan-perusahaan makanan dan minuman skala besar. Mereka juga bisa jadi teknisi dan tidak menutup kemungkinan mampu membuat mesin sendiri.

Fasilitas Lengkap Jadi Daya Tarik Program Inkubator

Dilihat: 1349

Ada banyak alasan para pelaku bisnis start up untuk mengikuti program inkubator Solo Technopark. Menurut Ryo N Cahyo, pemilik usaha Delivo, fasilitas lengkap merupakan salah satu hal yang membuatnya tertarik mengikuti program inkubator. 

"Saya tertarik ikut proogram IBT Solo Technopark karena menawarkan fasilitas lengkap bagi start up business, baik kantor representatif, pelatihan, networking, termasuk permodalan," kata dia. 
 
Sederet fasilitas tersebut cukup membantunya dalam menghadapi permasalahan selama menjalankan bisnis layanan pesan-antar oleh-oleh. Ryo sendiri telah bergabung ke dalam program inkubator sejak tahun 2016. Ia yakin usahanya akan semakin berkembang setelah mengikuti program inkubator.
 
"Kami yakin delivo sangat prospek dan diminati banyak pihak. Terbukti, banyaknya mitra usaha yang menginginkan kerjasama dengan kami," lanjutnya. 
Ryo mengaku saat ini masih terus berupaya melakukan invoasi untuk dapat bersaing dengan kompetitor yang memiliki modal lebih besar. Kedepannya, ia berencana untuk meningkatkan aksesibilitas agar pengguna semakin mudah mendapatkan layanan Delivo. 
 
"Ke depan layanan kami makin mempermudah setiap orang untuk mendapatkan oleh-oleh yang diinginkan. Dengan layanan mobile apps, website, dan sosial media delivo, solusi pesan-antar oleh-oleh se-Nasional lebih mudah, murah dan cepat," ungkapnya. 
 

HASIL SELEKSI AKHIR CALON PEJABAT PENGELOLA BLUD UPT SOLO TECHNOPARK KOTA SURAKARTA TAHUN ANGGARAN 2017

Dilihat: 1323

 PENGUMUMAN

Nomor : 050/4283.4

 

HASIL SELEKSI AKHIR CALON PEJABAT PENGELOLA BLUD UPT SOLO TECHNOPARK KOTA SURAKARTA TAHUN ANGGARAN 2017

Berdasarkan Berita Acara Penetapan Hasil Seleksi Akhir Nomor: 050/4283.1 Tanggal 15 Desember 2017 yang disusun oleh Panitia Seleksi Pejabat Pengelola Solo Technopark Kota Surakarta Tahun 2017, dengan ini diumumkan Hasil Seleksi Akhir Untuk Jabatan Calon Pemimpin BLUD, Pejabat Teknis Umum, Pejabat Teknis Pelayanan yang untuk selanjutnya akan dilaksanakan perikatan kontrak kerja tanggal 28 Desember 2017 sebagai berikut:

 

  1. Bahwa berdasarkan hasil psikotest dan wawancara serta uji gagasan dan rencana kerja maka diperoleh skoring dan hasil Calon Pejabat Pengelola Solo Technopark yang memenuhi kualifikasi (shading warna hijau) sebagai berikut:

 

 

  1. Berdasarkan Keputusan Panitia Seleksi Pejabat Pengelola Solo Technopark Kota Surakarta bahwa 3 (tiga) orang Calon Pejabat Pengelola Solo Technopark terpilih diatas harus segera melengkapi berkas persyaratan umum yaitu berupa Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Polresta, dan Melakukan medical checkup lengkap di RSUD Kota Surakarta sebelum ditandatanganinya kontrak kerja.

 

Demikian pengumuman ini disampaikan, atas perhatiannya di ucapkan terima kasih.

 

 

 

 

 

Surakarta, 15 Desember 2017

Siswa Diklat Juga Diajarkan Merawat Mesin Industri Agar Tetap Awet

Dilihat: 1171
 
Mesin ibarat nyawa dalam sebuah industri. Agar proses produksi lancar, diperlukan peralatan yang siap bekerja setiap saat dan handal. Untuk mencapai hal itu maka peralatan-peralatan penunjang proses produksi harus selalu dirawat secara teratur dan terencana.
 
Bagi tenaga ahli mesin industri dituntut tidak hanya paham bagaimana mengoperasikannya, tapi juga merawatnya. Diklat Solo Technopark selaku penyelenggara pendidikan di bidang mesin manufaktur juga membekali anak didiknya dengan pengetahuan bagaimana merawat mesin industri agar tetap awet.
 
Bahkan mereka dibiasakan untuk berhati-hati dan membersihkannya sebelum dan sesudah digunakan. Sehingga lulusan STP nantinya diharapkan terbiasa dengan pola kerja yang baik seperti itu. Demikian yang disampaikan oleh Kepala Divisi Diklat Solo Technopark, Sutrisno.
 
Sutrisno mengklaim bahwa kebanyakan orang bisa membeli mesin tapi tidak bisa merawatnya. Hal tersebut bisa berakibat fatal karena dapat mempengaruhi konsistensi kualitas produk yang dihasilkan.
 
"Kebanyakan orang-orang, itu bisa beli tapi tidak bisa merawat. Yang ditekankan itu cara merawatnya. Misalkan sebelum dipakai, dilumasi, perlu pemanasan, cek secara berkala soal oli dan pendinginnya. Kemudian setelah dipakai, dilap bersih dan dikasih oli. Itu yang kadang-kadang terlupakan," ungkap Sutrisno.

Solo Technopark Sesuaikan Kurikulum Diklat Mekanik dengan Kebutuhan Industri

Dilihat: 1248
 
Kepala Divisi Diklat Solo Technopark, Sutrisno menyampaikan kurikulum yang diterapkan kepada peserta didik Diklat Mekanik menyesuaikan kebutuhan industri. Sehingga lulusan Diklat Solo Technopark bisa terserap secara maksimal dalam dunia kerja.
 
"Kita ibaratnya menjemput bola. Kita tanyakan ke industri apa yang tengah dibutuhkan, misalnya orang yang bisa menggambar SOLID dan Autocad. Selama tiga bulan itu, ditekankan pada SOLID dan Autocad, akhirnya diterima di industri," jelas Sutrisno.
 
Sutrisno menambahkan, meskipun staff pengajar STP juga menguasai program modelling lain selain SOLID dan Autocad, namun hal tersebut tidak diberikan kepada siswa. Meski begitu, bukan berarti kurikulumnya tidak bagus. Menurutnya, itu hanya kurang efisien dan efektif untuk pelatihan yang harus ditempuh siswa dalam waktu yang relatif singkat yaitu 9 bulan.
 
"Jika kita ingin mengikuti kebutuhan industri, idealnya memang kita harus memiliki mesin, teknologi, dan pengajar yang bagus," kata Sutrisno. Ketiga hal tersebut telah disediakan oleh Solo Technopark. Siswa difasilitasi mesin industri manufaktur untuk praktek sehingga mereka benar-benar lihai dalam mengoperasikannya. 
 
Apalagi kurikulum diklat ini mengadopsi kurikulum pendidikan Jerman. Sebagaimana yang diketahui, Jerman merupakan negara yang perkembangan teknologi dan industrinya paling maju. Sehingga STP menerapkan sistem pendidikan 70 persen kerja praktek dan 30 persen teori. 
 
Untuk materi pembelajaran, STP selalu melakukan pembaharuan. "Kurikulum itu sering berubah-ubah. Kita lihat segmen industri arahnya kemana. Kalo kita mau suplai (SDM) ke industri bangunan, paling tidak anak-anak dikasih ilmu bangunan sedikit. Biar nanti pas dites, bisa diterima di industri bangunan," ungkapnya. 

 

Ingin Video Marketing Ditonton Jutaan Orang? Ini Caranya!

Dilihat: 978
 
Jika melihat sosial media belakangan ini seperti Facebook dan Twitter, kita akan melihat video dimana-mana. Pada tahun 2015, mengutip Forbes.com (23/05/2016), Facebook melaporkan bahwa penggunanya menonton video sebanyak 100 juta jam setiap harinya pada platform mereka. Melihat fenomena itu, tak heran jika semakin banyak bisnis dan merek mulai memasukkan video ke dalam kampanye pemasaran mereka.
Awalnya, pembuatan video hanya dilakukan oleh perusahaan besar yang memiliki bujet sangat besar pula. Namun beberapa tahun terakhir, pembuatan video telah dapat dijangkau untuk bisnis kecil dengan menggunakan aplikasi dan software gratis. Video tidak harus terlihat wah, yang penting isi pesan tersampaikan ke konsumen. Untuk itu, pebisnis perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini:
 
1. Konten Dekat Dengan Target Penonton
 
Alasan mengapa video begitu menarik tidak selalu karena menyampaikan konten yang sedang hangat dibicarakan publik. Akan tetapi, video tersebut menuturkan sebuah cerita menarik yang ingin didengar orang. Video yang paling efektif selalu terhubung dengan target audiens melalui beberapa bentuk cerita inspiratif. Setiap video viral di dunia saat ini memiliki cerita yang menyenangkan dan menarik.
 
2. Durasi
 
Durasi juga menentukan keberhasilan video marketing. Sebuah studi menyimpulkan bahwa kebanyakan pelanggan memiliki rentang perhatian yang lebih pendek. Dengan banyaknya konten di internet, costumer akan menjajaki setiap konten dalam waktu relatif singkat. Jadi, panjang ideal sebuah video saat ini sekitar satu menit. Makin lama video, semakin tinggi peluang untuk diabaikan penonton.
 
3. Distribusi
 
Apakah video marketing Anda tidak mendapatkan hasil yang diinginkan? Hal tersebut bisa terjadi karena kurang gencar mendistribusikan video. Sebagian besar target audiens, bisa berada pada jaringan yang sama sekali berbeda dari Anda. Tidak ada gunanya hanya memposting video di situs sendiri jika sebagian besar target konsumen berada di Facebook atau YouTube, misalnya. Untuk itu, video perlu disebarkan ke berbagai platform. Jangan lupa untuk memberikan tagar atau kata kunci (keyword) agar lebih mudah dicari oleh konsumen.
 

 

Softkills yang Wajib Dimiliki Peserta Diklat Mekanik Solo Technopark

Dilihat: 872
 
Kemampuan intelektual (hard skill) tidak menjamin seseorang akan sukses dalam hidupnya. Sebab, tingkat intelektual hanya mendukung 20 persen dari keberhasilan seseorang. Sementara 80 persennya berasal dari kemampuan kepribadian (soft skill).
 
Oleh karena itu, peserta didik Solo Technopark (STP) tidak hanya dibekali keterampilan tapi juga softkill. Menurut  Kepala Divisi Diklat STP, Sutrisno, kemampuan soft kill yang harus dimiliki oleh peserta didiknya adalah komunikasi, disiplin dan jujur.
 
Seorang mekanik pastinya akan bekerja dalam sebuah tim dengan berbagai latar belakang. Karena memiliki kepribadian yang berbeda, sebagian orang kerapkali merasa kesulitan bergaul dan menyampaikan pemikiran mereka. Nah, disitulah peran pentingnya komunikasi. Dengan memiliki kemampuan komunikasi yang baik, pekerja dapat mengkomunikasikan ide-ide mereka ke rekan kerja dan manajer.
 
"Komunikasi itu kompleks. Komunikasi yang baik kan bisa mendengarkan orang berbicara. Jadi dapat menempatkan diri. Kapan dia harus berbicara dan kapan harus diam," katanya. 
 
Selain komunikasi, Sutrisno menekankan pentingnya memiliki kedisiplinan yang tinggi. Seseorang yang mempunyai perilaku disiplin yang tinggi akan mampu mengerjakan tugas dengan cepat karena konsisten mengerjakan tugas yang diberikan sesuai dengan rencana. Sehingga tidak ada satu pekerjaan yang terlantarkan dan hasil pekerjaan yang dihasilkan selalu terbaik.
 
Terakhir adalah jujur. Dengan sikap jujur, pekerja akan lebih dipercaya oleh rekan maupun atasan. Tawaran untuk bekerjasama pun lebih akan terbuka lebar. Sutrisno menegaskan kepada siswanya jika ada yang berbohong dan ketahuan akan diberi sanksi. "Di sini kalau tidak jujur, ketahuan, dikeluarkan. Kalau mau merubah attitude, harus diberi sanksi dan tidak boleh ada rasa belas kasihan," tegas Sutrisno. 
Anda disini: Home Media Publik Event dan Berita
STP Homepage

Kawasan Solo Technopark (STP) secara resmi berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.

Layanan Pengguna