Google Gunakan Kecerdasan Buatan Untuk Edit Foto Secara Profesional

Dilihat: 826

Ada kekuatiran jika kelak robot akan menggantikan manusia dalam bidang pekerjaan tertentu. Akan tetapi, pada bidang pekerjaan lain, robot akan susah menggantikan manusia. Contohnya di bidang kreatif seperti seni karena bersifat subyektif. Kecerdasan buatan/ artificial inteligence (AI) mungkin susah menggantikan manusia di bidang ini. Tapi berkat Google, hal ini sepertinya bisa diatasi.

Perusahaan itu baru-baru ini mengadakan sebuah percobaan di mana mereka ingin melihat bagaimana Ai belajar konsep subyektif seperti seni. Oleh karena itu mereka menciptakan AI yang meniru sistem kerja seorang fotografer profesional. AI itu menggunakan panorama landscape dari Google Street View dan mengedit foto-fotonya seperti yang dilakukan fotografer profesional.

Dari foto dalam artikel ini, foto bagian atas adalah hasil akhir dari editing AI itu. Sementara bagian bawahnya adalah foto dari Street View. Jika kita melihatnya sekilas, maka seolah foto bagian atas adalah hasil editan fotografer profesional.

Hal ini berarti Google berhasil mengajari mesin itu apa yang dianggap bagus bagi manusia terkait editan foto. Google bahkan meminta para fotografer profesional untuk menilai foto hasil editan AI itu. Sebanyak 40 persen fotografer menganggap jika hasil editan itu merupakan hasil editan fotografer dengan level semi-pro hingga profesional.

 

 

Sumber: Ubergizmo.

Google Rilis Fitur SOS Alerts Untuk Kondisi Darurat

Dilihat: 1076

Minggu ini, Google merilis sebuah fitur baru disebut SOS Alerts for Search and maps yang akan menyediakan informasi terkait situasi darurat. Saat Anda mencari informasi tentang sebuah krisis, Anda akan melihat SOS Alert ini. Dalam SOS Alert terdapat informasi nomor telepon darurat, berita, terjemahan untuk frasa yang berguna atau kesempatan berdonasi. Tergantung dari seberapa dekat jarak fisik Anda pada lokasi bencana, Anda akan memperoleh notifikasi seluler terkait kondisi itu.

Google Maps juga akan menunjukkan SOS Alerts, menandai lokasi situasi darurat dan menyediakan update real-time misalnya tentang penutupan jalan. “Kami harap Anda tidak pernah menggunakan fitur-fitur respon krisis, tapi jika Anda menggunakannya, mereka didesain untuk menolong Anda dan yang Anda cintai, aman dan memperoleh informasi,” tulis Yossi Matias dalam blog resmi Google.

Google berkata jika update informasi berasal dari otoritas nasional dan internasional selama krisis alam atau yang disebabkan manusia. Akan tetapi, perusahaan itu mengatakan jika notifikasi ini tidak akan selalu muncul untuk setiap krisis besar. tapi mereka berencana untuk membuat fitur ini tersedia secara luas seiring waktu.

Untuk memperoleh fitur SOS Alerts pada smartphone, Anda perlu aplikasi Google versi terakhir terinstal dan pastikan lokasi Anda dinyalakan.

 

 

Sumber: CNET.

USB 3.2 Capai Kecepatan 20 Gbps

Dilihat: 917

Versi terbaru kabel USB Type-C, USB 3.2 memiliki kecepatan dua kali lipat kabel USB Type-C. Kabel USB 3.1 memiliki kecepatan 5Gbps dan bisa beroperasi pada kecepatan 10Gbps. Sementara kabel USB 3.2 memiliki kecepatan 10Gbps dan bisa beroperasi hingga kecepatan 20Gbps.

Sayangnya untuk merasakan manfaat maksimal kabel itu, kedua perangkat yang ada di kedua ujung kabel harus perangkat baru yang mendukung teknologi kabel itu. Alasan di balik peningkatan kecepatan ini adalah USB Type-C memiliki fitur yang menarik. Jenis USB ini tidak hanya berfungsi sebagai pengirim sinyal USB, tapi bisa digunakan untuk protokol lain seperti Thunderbolt 3 dan DisplayPort.

Kedua protokol itu bisa menggunakan port dan kabel yang sama. Untuk mendukung fleksibilitas, port dan kabel memiliki empat pasang kawat digunakan untuk pengiriman data berkecepatan tinggi. Sementara beberapa protokol seperti Thunderbolt 3, menggunakan keempat kawat itu sekaligus. USB 3.1 hanya menggunakan dua di antaranya. Satu pasang kawat untuk mengirim data, satu pasang kawat untuk menerima data. Dua lainnya tidak digunakan.

USB 3.2 memampukan kabel USB menggunakan keempat pasang kawat ini sekaligus. Hal ini membuat kinerjanya naik dua kali lipat dari generasi sebelumnya. Spesifikasi USB 3.2 sepenuhnya diharapkan selesai pada September 2017.

 

 

Sumber: arstechnica.com

 

Memahami Istilah Cyberbullying

Dilihat: 860

Cyberbullying adalah penggunaan ponsel, aplikasi chat, email, chat room atau sosial media seperti Facebook dan Twitter untuk melecehkan, mengancam atau mengintimidasi seseorang.

Cyberbullying seringkali dilakukan oleh anak-anak, yang sekarang semakin mudah mengakses teknologi. Masalahnya adalah fakta jika seorang bully bisa bersembunyi di balik user name, menyembunyikan identitas aslinya. Hal ini membuat proses melacak sang bully sulit dan mendorong mereka berperilaku lebih agresif.

Cyberbullying bisa meliputi tindakan seperti mengancam, mengirim ejeken provokatif atau ejekan rasis, mencoba menginfeksi komputer korban dengan virus dan membanjiri inboks email dengan berbagai pesan.

Dengan semakin berkembangnya penggunaan komunikasi online dan seluler, sementara cyberbullying termasuk hal baru, banyak wilayah yang belum memiliki hukum terkait hal ini. Akan tetapi di beberapa negara, ada hukum khusus terkait cyberbullying. Di beberapa negara lain, kejahatan ini masuk ke dalam hukum yang membahas ancaman dan pelecehan terhadap pribadi. Jika Anda korban cyberbullying, jangan mencoba untuk menyerang baik karena justru memperparah situasi. Bila cyberbullying terlalu parah, korban disarankan melapor ke polisi atau berkonsultasi dengan pengacara.

 

 

Sumber: whatis.techtarget.com

Apa Itu Internet Troll dan Apa yang Mereka Lakukan?

Dilihat: 1119

Dalam dunia internet, ada istilah internet troll atau troll. Apakah troll itu dan apa yang mereka lakukan? Troll adalah orang yang menimbulkan perselisihan di internet. Biasanya mereka menulis komentar yang di luar topik dengan tujuan membuat para pengunjung internet lainnya marah atau sedih. Troll kadang-kadang muncul dalam diskusi yang berjalan normal, dan menulis komentar yang menimbulkan kemarahan atau sakit hati. Hal ini tentunya merusak suasana yang tadinya damai dan tenang. Ada beragam alasan kenapa troll melakukan hal ini tapi biasanya orang menjadi troll karena mereka suka melihat konflik dan reaksi negatif orang-orang lain.

Pada awalnya istilah troll berkaitan dengan konflik atau pertengkaran di internet terutama di kolom komentar atau forum. Tapi sekarang trolling (istilah saat seseorang melakukan aktivitas troll) juga disamakan dengan pelecehan online. Misalnya, media massa mengenakan istilah troll untuk orang yang membobol situs-situs untuk menghormati atau mengenang orang yang sudah meninggal. Hal ini dilakukan dengan tujuan membuat anggota keluarga merasa sedih atau marah. Istilah troll juga digunakan secara umum pada karya fiksi. Misalnya adalah acara televisi HBO, The Newsroom, di mana sang tokoh utama bertemu dengan para troll online.

 

 

Sumber: Wikipedia.

Mengenal Bahaya Ancaman Keylogger

Dilihat: 928

Keylogger adalah sebuah perangkat atau program software yang merekam aktivitas pengguna komputer secara real time termasuk tombol keyboard yang ditekan pengguna.

Keylogger bisa digunakan secara positif dan negatif. Contoh penggunaan positif adalah saat keylogger digunakan oleh organisasi Information Technology (IT) untuk melihat masalah teknis pada jaringan komputer dan bisnis. Di dalam keluarga (atau usaha bisnis) keylogger bisa digunakan untuk mengawasi penggunaan jaringan tanpa sepengetahuan pengguna; keylogger juga kadang-kadang digunakan sebagai bagian dari pengawasan terhadap aktivitas online anak.

Sementara penggunaan negatif keylogger adalah untuk mencuri password dan informasi kartu kredit serta informasi lainnya.

Kemampuan keylogger beragam, tapi saat diinstal pada sebuah perangkat, ada beberapa hal yang bisa mereka lakukan:

-mencatat password yang diketikkan pengguna pada perangkat

-mengambil screen capture pada perangkat secara periodik

-merekam link URL yang dikunjungi browser, dan mungkin mengambil screenshot situs yang dikunjungi

-mencatat daftar aplikasi yang dijalankan pengguna pada perangkat

-mencatat chat pengguna

-mengirim salinan email yang dikirim

-mengirim semua data yang direkam ke lokasi terpisah (dengan email, FTP atau HTTP).

Beberapa keylogger hanya mengizinkan mencatat atau merekam ketikan keyboard. Ada juga yang bisa mengumpulkan screenshot komputer. Beberapa software keylog menyimpan data ke hard disk. Tapi beberapa di antaranya diprogram untuk secara otomatis mengirim data ke jaringan atau server web lain.

 

Sumber: Lifewire.com

Anda disini: Home Media Publik Komputer & Teknologi Informasi
STP Homepage

Kawasan Solo Technopark (STP) secara resmi berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.

Layanan Pengguna