Metalisasi Plastik: Metode Electroless Plating dan Electroplating

Masih membahas soal plating atau pelapisan logam, dalam dunia teknik logam, platting dibagi ke dalam dua kategori, bergantung pada kehadiran aliran listrik. Dalam electroless plating, aliran listrik tidak digunakan; dalam electroplating, aliran listrik digunakan. Kedua proses cenderung lebih efektif dibandingkan vacuum metallization untuk menghasilkan lapisan logam dengan pelekatan yang kuat, walaupun plating cenderung lebih berbahaya.

Electroless plating seringkali digunakan untuk melapisi plastik dengan nikel atau tembaga. Pertama, lapisan plastik diukir menggunakan larutan oksidasi. Karena itu lapisan plastik menjadi sangat rentan dengan ikatan hidrogen sebagai hasil dari larutan oksidasi, umumnya meningkatkan selama pemakaian lapisan. Pelapisan terjadi saat komponen plastik dicelupkan ke dalam larutan yang mengandung ion logam (nikel atau tembaga), yang lalu diikat ke dalam lapisan plastik sebagai lapisan logam.

Supaya electroplating (atau electrolytic plating) sukses, permukaan plastik harus menjadi konduktif, yang bisa dicapai lewat electroless plating dasar. Begitu lapisan plastik menjadi konduktif, substrate dicelupkan ke dalam larutan. Dalam larutan itu terdapat garam lobam, terhubung dengan sebuah aliran listrik positif (katoda). Sebuah konduktor anodic (diisi secara negatif) juga ditaruh ke dalam bak, yang menciptakan sebuah sirkuit listrik dalam hubungan dengan garam yang diisi secara positif. Saat proses ini terjadi, konduktor anodic, biasanya dibuat dari sejenis logam yang sama dengan garam logam, larut ke dalam larutan dan menggantikan sumber garam logam, yang berkurang selama deposisi.

 

Sumber: thomasnet.com

Anda disini: Home Media Publik Sains dan Edukasi Metalisasi Plastik: Metode Electroless Plating dan Electroplating
STP Homepage

Kawasan Solo Technopark (STP) secara resmi berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.

Layanan Pengguna