Memahami Teknik Pengelasan Karbit / Oksigen Asitelin

Las oxy-asitelin atau las karbit adalah proses pengelasan yang sangat umum digunakan. Penggunaan oksigen dan asitelin sebagai gas untuk las dimulai pada 1890-an. Kombinasi oksigen dan asitilin memproduksi pijaran api dengan temperatur 6000 derajat Fahrenheit sehingga ideal untuk pengelasan dan pemotongan.

Karakteristik proses pengelasan oksi-asetelin termasuk:

-Penggunaan gas oksigen dan asitelin yang disebut dibawah tekanan di dalam silinder baja.

-Kemampuan untuk berpindah dengan cepat ke proses pemotongan, dengan mengganti ujung las ke ujung alat potong.

-Suhu yang tinggi yang diperoleh dari campuran gas.

-Penggunaan regulator untuk mengontrol aliran gas dan mengurangi tekanan pada tangki oksigen dan asitelin.

-Penggunaan selang karet ganda untuk mengeluarkan gas dari tangki ke ujung alat las.

-Melelehkan materi untuk dilas bersama.

-Kemampuan untuk mengatur suhu dengan menyesuaikan tekanan gas.

Dalam pengelasan oksigen-asitelin, nyala api diproduksi dengan kombinasi dua gas melelehkan permukaan logam dari produk yang ingin digabungkan. Metal alloy biasanya digunakan sebagai pengisi dan kadang-kadang digunakan untuk mencegah oksidasi dan menfasilitasi penyatuan logam.

 



Sumber: advantagefabricatedmetals.com

Anda disini: Home Media Publik Sains dan Edukasi Memahami Teknik Pengelasan Karbit / Oksigen Asitelin
STP Homepage

Kawasan Solo Technopark (STP) secara resmi berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.

Layanan Pengguna