Manfaat Metal Finishing dan Cara Memilihnya

Dilihat: 1300

Metal finishing digunakan saat kita melapisi sebuah produk logam dengan lapisan tipis pelengkap pada permukaannya. Ada beberapa jenis proses metal finishing yang bisa digunakan untuk berbagai tujuan. Ada beberapa manfaat umum untuk melapisi produk logam dengan lapisan tipis ini, di antaranya adalah:

-Meningkatkan keawetan

-Meningkatkan tampilan dekoratif

-Meningkatkan kondutivitas elektrik

-Resistansi elektrik yang lebih tinggi

-Resistansi kimia yang lebih tinggi

-Resistansi noda yang lebih tinggi

-Potensi untuk vulkanisasi

Ada beberapa pertimbangan yang bisa menolong kita memilih teknik metal finishing yang cocok untuk proyek kita. Berikut ini beberapa di antaranya:

-Kecepatan produksi: Seberapa cepat proses pelapisan itu bisa dilakukan pada produk jadi?

-Keefektifan biaya: Beberapa mesin finishing (misalnya vibratory-tumbler) bisa mahal, tapi sebagai gantinya tingkat siklus produksinya lebih cepat

-Kekerasan logam: logam yang lebih keras biasanya memerlukan teknik-teknik finishing yang lebih intens seperti grinding, atau mungkin perlu amplas yang lebih kuat dibandingkan materi yang lebih lembut.

 

 

Sumber: Thomasnet.com

Tesla Bangun Baterai Terbesar di Dunia

Dilihat: 1212

Tesla berencana membangun sistem penyimpanan baterai terbesar di dunia untuk memberikan energi listrik di rumah-rumah di Australia. September 2016, sebuah badai besar menerpa Australia Selatan. Badai itu merusak sistem listrik di wilayah itu dan menyebabkan 1,7 juta orang tanpa listrik.  Desember 2016, badai lain menyebabkan listrik di sana padam. Lalu gelombang panas membuat listrik padam lagi pada Februari 2017. Setelah berbagai kendala itu, Maret 2017 Pemerintah Australia Selatan mengumumkan rencana untuk menyiapkan sistem energi listrik yan glain. Membangun sistem penyimpanan baterai besar merupakan bagian dari ide itu.

Sekarang Tesla memperoleh kontrak untuk mewujudkan rencana ini. Mereka akan menggunakan sistem penyimpanan listrik Powerpack berskala raksasa. Bahkan proyek ini akan menciptakan fasilitas penyimpanan baterai lithium-ion terbesar di dunia, dengan kapasitas 100 Mwh dan output hingga 129 MW.

Sistem Powerpack itu akan dihubungkan dengan the Hornsdale Wind Farm di bawah konstruksi di dekat Jamestown. Sistem itu akan menyimpan energi untuk 30 ribu rumah. Harapan proyek ini adalah untuk menyediakan listrik jika terjadi pemadaman lampu.

CEO Tesla Elon Musk sendiri sempat berkata jika sistem itu berjalan maka bisa menyediakan energi untuk hari. Jika tidak demikian, maka sistemnya akan digratiskan. Proyek ini diperkirakan selesai digarap pada Desember 2017.

 

Sumber: Tesla.com

Sayap Burung Hantu Jadi Inspirasi Turbin Pesawat

Dilihat: 1023

Diterbitkan dalam jurnal the Institute of Physics, peneliti Bioinspiration and Biomimetic menunjukkan jika bagian sayap burung hantu bisa menjadi kunci menciptakan penerbangan tanpa suara. Mekanisme serupa bisa digunakan untuk mengembangkan mekanisme untuk menekan suara turbin sayap pesawat dan drone multi rotor juga mesin-mesin lain.

Pemimpin penelitian itu Profesor Hao Liu dari Chiba University, Jepang berkata: “Burung hantu dikenal untuk kemampuan mereka terbang tanpa suara, berkat sayap unik mereka, yang dikarakterisasikan dengan gerigi pinggiran sayap bagian depan, pinggir ujung buntut dan permukaan sayap yang serupa dengan belundru. Kami ingin memahami bagaimana hal ini mempengaruhi produksi kekuatan aerodinamika dan pengurangan suara dan apakah mereka bisa diterapkan di tempat lain.”

Mereka melakukan berbagai analisa dari sayap burung hantu. Selain itu mereka melakukan berbagai simulasi dengan model sayap burung itu. Para peneliti percaya jika model ini diterapkan pada kipas angin turbin, sayap pesawat terbang atau rotor drone, maka suara mesin bisa dikurangi.

 

 

Sumber: TheEngineer.co.uk

Asam Format Jadi Salah Satu Bahan Bakar Alternatif

Dilihat: 1111

Kendaraan berbahan bakar hidrogen menjanjikan motor tanpa emisi lokal. Tapi ada masalah besar dalam hal penyimpanan dan pengisian bahan bakar hidrogen. Para mahasiswa dari the Technical University of Eindhoven di Belanda  telah mengatasi masalah ini. Walupun mengorbankan densitas energi dengan mengembangkan sistem penampung sehingga bisa mentenagai bus listrik menggunakan hidrogen yang diproduksi dari asam format.

Sistem asam format ini didesain untuk bertindak sebagai range extender dari bus bertenaga listrik. Sistem ini ditempatkan di belakang bus dalam bentuk trailer kecil dan mengubah bahan bakar disebut hydrozine, yang terdiri dari 99 persen asam format dan 1 persen agen peningkat menjadi hidrogen dan CO2. Setelah itu, hidrogen digunakan untuk menghasilkan energi dalam bahan bakar konvensional.

Menurut para mahasiswa itu, ada beberapa manfaat menggunakan hydrozine untuk menciptakan hidrogen dalam perjalanan. Cara ini dianggap lebih baik daripada sekedar mengisi kendaraan dengan hidrogen. Pertama, hidrogen murni perlu terus ditekan ke dalam tanki yang besar, hal ini menambah berat dan kompleksitas kendaraan juga stasiun pengisi bahan bakar. Tim University of Eindhoven berkata jika bahan bakar hidrogen itu memiliki densitas energi empat kali lebih besar dibandingkan baterai biasa. Selain itu, asam format tersedia alami dalam beberapa tanaman dan semut. Tapi asam ini bisa diproduksi dengan mudah untuk skala industri. Semua CO2 yang tercipta dalam proses pengubahan hydrozine berbasis asam format itu menghasilkan bahan bakar tanpa emisi. Dan karena bahan bakar ini cair, maka bisa disimpan dalam infrastruktur stasiun pengisi bahan bakar yang sudah ada dengan sedikit modifikasi.

Para mahasiswa dari tim FAST itu mengembangkan bahan bakar yang awalnya dibangun dalam sebuah sebuah trailer disebut REX di awal 2016. Satu setengah tahun berikutnya, mereka mengembangkan desainnya sehingga menjadi sistem yang bisa mengeluarkan energi 25 kW. Sistem ini secara resmi dirilis di Eidhoven bersama stasiun pengisi bahan bakar hidrogen pertama.

Walaupun berupa prototipe saat ini, tim FAST berharap REX bisa dipakai sebelum akhir 2017. Tujuan mereka jangka panjang adalah supaya hydrozine digunakan secara luas, menjadi bahan bakar standar industri.

 

 

Sumber: tue.nl.en

 

Augmented Reality Digunakan Untuk Monitoring Alat di Stasiun Ruang Angkasa

Dilihat: 1091

Sebuah proyek internasional dipimpin oleh VTT Technical Research Centre of Finland mengembangkan sebuah alat augmented reality (AR) baru untuk ESA (European Space Agency). Di masa depan, astronot akan bisa menggunakan alat itu untuk melakukan pengawasan peralatan secara real-time dan melakukan tugas-tugas perawatan alat di ruang angkasa. Tes pertama dilakukan di European Astronaut Centre, ESA berjalan dengan baik.

Proyek EdcAR (Engineering Data di cross platform AR) yang dipimpin oleh VTT itu berjalan selama dua tahun. Proyek ini mengembangkan sebuah solusi untuk tantangan-tantangan dalam perawatan dan penyediaan instruksi kerja, yang selama ini menjadi masalah selama lebih dari 10 tahun. Karena perawatan dan tugas lain di ruang angkasa bersifat penting, tugas-tugas itu harus dilakukan tanpa kesalahan di waktu yang tepat. Persiapan untuk tugas-tugas ini memerlukan latihan yang dalam, yang melibatkan mengkordinasi aktivitas berbagai ahli. Karena waktu para astronot sangat berharga, tugas-tugas dan perintah perawatan yang mereka dapatkan haruslah jelas.

Proyek ini mengembangkan sistem AR baru untuk mengembangkan kinerja para astronot dalam melakukan tugas manual. Sistem itu diharapkan mengurangi kesalahan-kesalahan, mempercepat pengerjaan tugas dan mengembangkan kejelasan instruksi dengan penggunaan teknologi AR. 

 

Sumber: Aviation Pros.

Startup Ini Ingin Kembangkan Baterai Anti Peluru

Dilihat: 1011

Bill Joy, salah satu pendiri Sun Microsystems dan tokoh terkemuka Silicon Valley melihat masa depan energi dalam bentuk sebuah baterai yang anti peluru. Bill sekarang mendedikasikan waktunya untuk sebuah startup Ionic Materials Inc yang berada di Woburn, Massachussets, Amerika Serikat. Startup itu ingin mengembangkan baterai lithium yang tidak akan terbakar. Baterai itu juga cukup kuat sehingga tidak bisa ditusuk paku dan bahkan ditembak peluru.

Usaha ini merupakan bagian dari perlombaan global untuk merancang sistem penyimpanan yang lebih baik untuk peralatan genggam, mobil, turk, dan alat elektronik. Baterai lithium-ion yang saat ini digunakan memiliki cairan elektrolit yang gampang habis dan gampang terbakar. Ionic Materials berkata mereka menyelesaikan masalah ini dengan menciptakan baterai dari materi yang padat.

“Jika Anda bisa membuat baterai dari bahan yang padat, masalah-masalah ini pada akhirnya hilang. Hal ini benar-benar menjadi sebuah terobosan dalam hal biaya, keamanan dan kinerja,” kata Joy.

 

 

Sumber: IndustryWeek.com

Anda disini: Home Media Publik Sains dan Edukasi
STP Homepage

Kawasan Solo Technopark (STP) secara resmi berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.

Layanan Pengguna