Mengenal Apa Itu Mesin CNC?

Dilihat: 1839
 
Mesin CNC adalah mesin komputer yang menggunakan sistem kontrol angka. CNC sendiri merupakan kependekan dari Computer Numerical Control. Pabrik menggunakan CNC untuk mengontrol mesin pabrik mereka.

Secara sekilas, seolah-olah komputer biasa yang mengkontrol mesin-mesin itu. Tapi sebenarnya komputer itu berjalan menggunakan software unik dan konsol khusus. Dengan mesin CNC, mesin-mesin pabrik dikendalikan dengan kontrol angka. Program dalam komputer dirancang khusus untuk mengendalikan mesin dan obyek. Program itu menggunakan bahasa CNC machining (disebut G-code). Program ini mengatur fitur-fitur seperti feed rate, kordinasi, lokasi dan kecepatan. Dengan CNC machining, komputer bisa mengontrol posisi dan velocity tepat mesin.


Ada banyak manfaat menggunakan CNC Machining. Proses ini lebih teliti dibandingkan manual machining. Selain itu juga bisa diulangi dengan cara yang sama berkali-kali. Karena ketepatan itu mungkin dicapai dengan CNC Machining, proses itu bisa menghasilkan bentuk yang kompleks yang tidak akan mungkin diraih dengan manual machining.
 


Sumber: thomasnet.com
 
 

Apa Itu Mig Welding?

Dilihat: 1478

Metal inert gas (Mig) welding merupakan salah satu teknik pengelasan yang paling mudah dipelajari. Dengan beberapa kali latihan, Anda bisa menguasai teknik ini. Mig welding mirip dengan arc welding. Dalam teknik pengelasan ini, bentuk busur listrik berasal dari kabel elektroda habis pakai dan logam. Listrik itu melelehkan logam sehingga bisa dilas.

Selain kabel elektroda, ada gas pelindung yang berasal dari tabung mesin las dialirkan lewat pucuk alat las, yang melindungi proses pengelasan dari kontaminasi di dalam udara. Proses las bisa semi otomatis atau otomatis. Sebuah sistem tegangan yang konstan, juga alternating current (AC) bisa digunakan. Ada empat metode utama transfer metal pada MIG welding yaitu globular, short-circuiting, spray dan pulsed spray.

 




Sumber: wikipedia.

Apa Itu Arc Welding?

Dilihat: 1687
 
Arc welding adalah proses pengelasan yang digunakan untuk menyambungkan logam dengan logam dengan menggunakan energi listrik yang cukup panas untuk melelehkan logam. Jenis pengelasan ini menggunakan power supply pada mesin las untuk menciptakan busur listrik antara sebuah elektroda dan dasar materi untuk melelehkan logam pada titik las.

Teknik ini bisa menggunakan direct current (DC) atau alternating current (AC) dan elektroda consumable atau non-consumable. Wilayah las biasanya dilindungi oleh sejenis gas pelindung. Proses arc welding bisa manual, semi otomatis atau sepenuhnya otomatis. Teknik ini pertama kali dikembangkan pada akhir abad ke-19. Arc welding menjadi penting secara komersil selama Perang Dunia 2 untuk membuat kapal. Sekarang teknik itu juga merupakan teknik penting untuk pembuatan struktur baja dan kendaraan.
 


Sumber: wikipedia.
 
 

Memahami Teknik Pengelasan Karbit / Oksigen Asitelin

Dilihat: 1598

Las oxy-asitelin atau las karbit adalah proses pengelasan yang sangat umum digunakan. Penggunaan oksigen dan asitelin sebagai gas untuk las dimulai pada 1890-an. Kombinasi oksigen dan asitilin memproduksi pijaran api dengan temperatur 6000 derajat Fahrenheit sehingga ideal untuk pengelasan dan pemotongan.

Karakteristik proses pengelasan oksi-asetelin termasuk:

-Penggunaan gas oksigen dan asitelin yang disebut dibawah tekanan di dalam silinder baja.

-Kemampuan untuk berpindah dengan cepat ke proses pemotongan, dengan mengganti ujung las ke ujung alat potong.

-Suhu yang tinggi yang diperoleh dari campuran gas.

-Penggunaan regulator untuk mengontrol aliran gas dan mengurangi tekanan pada tangki oksigen dan asitelin.

-Penggunaan selang karet ganda untuk mengeluarkan gas dari tangki ke ujung alat las.

-Melelehkan materi untuk dilas bersama.

-Kemampuan untuk mengatur suhu dengan menyesuaikan tekanan gas.

Dalam pengelasan oksigen-asitelin, nyala api diproduksi dengan kombinasi dua gas melelehkan permukaan logam dari produk yang ingin digabungkan. Metal alloy biasanya digunakan sebagai pengisi dan kadang-kadang digunakan untuk mencegah oksidasi dan menfasilitasi penyatuan logam.

 



Sumber: advantagefabricatedmetals.com

Mengenal Proses Pembentukan Logam dengan Metode Stamping

Dilihat: 1207

Dalam stamping, sebuah tekanan tinggi untuk mencetak lembaran logam menjadi bentuk yang diinginkan. Ada beberapa bentuk stamping yang melakukan beragam stamp berbeda. Mereka adalah:

-Piercing: Membentuk lubang dengan beragam ukuran pada logam.

-Bending: Tekanan rem membentuk angle di dalam produk; ideal untuk aplikasi pembentukan sederhana seperti kotak logam.

-Coining: Cetakan dilakukan dengan tekanan tinggi untuk menciptakan bentuk atau desain pada permukaan produk seperti koin.

-Fine blanking: Logam ditempatkan di dalam sebuah cetakan yang mengunci logam itu. Mesin stamping itu lalu secara otomatis melakukan berbagai cetakan dengan keakuratan yang sangat tinggi.

 

Sumber: thomasnet.com

Pengecoran dan Pertimbangan Memilih Materi Pengecoran

Dilihat: 955
 
Pengecoran secara luas digambarkan sebagai proses membentuk sebuah benda menjadi bentuk tertentu menggunakan sebuah cetakan. Pengecoran logam menggunakan berbagai jenis logam untuk menciptakan produk akhir. Teknik ini sudah dilakukan sejak ribuan tahun.

Beberapa proses dan materi yang digunakan pada zaman kuno masih digunakan hingga hari ini. Ada beberapa materi logam yang bisa diandalkan dan efektif digunakan untuk pengecoran terutama untuk keperluan industri. Beberapa di antaranya adalah besi abu-abu, besi ulet, alumunium, baja, tembaga, maupun seng.

Beberapa hal yang harus dipertimbangkan saat memilih materi pengecoran adalah memilih materia dan cetakan yang tepat untuk obyek tertentu merupakan hal yang penting. Beberapa faktor yang dipertimbangkan saat memilih di antaranya adalah: Jumlah volume yang diperlukan, keefektifan biaya, suhu untuk mencairkan, kecepatan pendinginan, keawetan pemakaian, berat jenis logam yang dipakai, maupun kemampuan pembasahan.
 
 
 
Sumber: thomasnet.com
 
 
 
 
 
 
 
 
Anda disini: Home Media Publik Sains dan Edukasi
STP Homepage

Kawasan Solo Technopark (STP) secara resmi berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.

Layanan Pengguna