Hemat Pengeluaran, Lamborghini Buat Bagian Mobil dengan Printer 3D

 

Teknologi 3D printing juga bisa digunakan dalam industri otomotif. Salah satu produsen mobil yang melakukannya adalah Lamborghini. Pada 2011 mereka merilis Lamborghini Aventador. Untuk produksi mobil ini, Lamborghini memakai penerapan berbeda dalam proses produksi. Karena model Aventador perlu lebih cepat dan ringan dibandingkan model sebelumnya tapi dengan budget yang tetap.

Perusahaan itu memutuskan menggunakan 3D printing. Kesuksesan penggunaan teknologi ini membuat Aventador 9 persen lebih bertenaga, 20 persen lebih efisien bahan bakar dan 6 persen lebih ringan dibandingkan generasi sebelumnya Lamborghini Murcielago.

Lamborghini Lab di the University of Washington bekerja sama Lamborghini untuk menyediakan desain detil, kontrol kualitas, perbaikan proses dan pengujian mekanis.

“Kami perlu untuk memiliki desain yang benar untuk pertama kalinya karena alat untuk menghasilkan monocoque memerlukan biaya jutaan dollar,” kata Paolo Feraboli, profesor materi dan struktur pesawat terbang dari the University of Washington dan kepala the Lamborghini Lab.

“Kami tertarik untuk melihat jika ada sebuah metode prototyping cepat yang bisa menghasilkan bagian-bagian yang cukup tangguh untuk menghadapi tekanan perakitan dan handling,” kata Feraboli.

Untuk menghemat biaya dari proses yang sangat mahal ini, mereka menggunakan dua mesin Stratasys, sebuah Fortus 3D Production System dan printer Dimension 3D.  Proses produksi hanya memerlukan waktu 20 hari, sementara dengan metode tradisional biasanya memerlukan waktu 120 hari. Sementara biayanya dari yang biasanya $40 ribu menjadi hanya $3000. Lamborghini menghemat $37 ribu.

 

Sumber: 3dprinting.com

Anda disini: Home Media Publik Serba-serbi Hemat Pengeluaran, Lamborghini Buat Bagian Mobil dengan Printer 3D
STP Homepage

Kawasan Solo Technopark (STP) secara resmi berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.

Layanan Pengguna