Maskapai Penerbangan Ini Izinkan Penumpang Naik Pesawat Dengan Sidik Jari

Biometris akan memiliki peran besar dalam keamanan bandara. Negara seperti Australia, Amerika Serikat (AS), dan Perancis akan menggunakan teknologi pengenal wajah sebagai pengganti passport. Maskapai penerbangan Delta di AS juga ingin mengadopsi solusi serupa. Mereka mulai mengizinkan beberapa penumpang naik ke pesawat menggunakan sidik jari mereka sebagai pengganti tiket.

Hal ini merupakan bagian dari langkah Delta menguji coba biometric boarding pass. Uji coba pertama sendiri sudah dilakukan pada Mei 2017. Mereka juga menguji teknologi pengenalan wajah pada bagian pengambilan bagasi. Tes awal berjalan dengan baik. Sekarang maskapai itu merilis teknologi scan sidik jari untuk penumpang yang ingin naik ke pesawat di Ronald Reagan Washington National Airport.

Maskapai itu bekerjasama dengan perusahaan biometris Clear. Jadi para penumpang harus mendaftar kepada perusahaan itu sehingga sidik jari mereka terdaftar. Setelah itu mereka bisa naik pesawat tanpa tiket. Mereka juga perlu menjadi anggota Delta SkyMiles, program loyalitas maskapai itu.

Beberapa bulan ke depan, Delta akan mulai menguji layanan yang mengizinkan para anggota mereka untuk mengecek bagasi menggunakan sidik jari sebagai identifikasi.

“Program ini adalah program win-win,” kata Gil West, Senior Executive Vice President & COO Delta Gil West. “Verifikasi biometris memiliki akurasi yang lebih tinggi dibandingkan tiket boarding pass dan memberikan para agen lebih banyak waktu untuk menolong penumpang dengan perubahan kursi dan tugas lainnya daripada harus menscan tiket individu,” tambahnya. 

 

 

Sumber: news.delta.com

Anda disini: Home Media Publik Serba-serbi Maskapai Penerbangan Ini Izinkan Penumpang Naik Pesawat Dengan Sidik Jari
STP Homepage

Kawasan Solo Technopark (STP) secara resmi berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.

Layanan Pengguna