Apa Itu Narsisme Internet?

Perkembangan internet yang pesat membawa berbagai dampak positif. Tapi tidak bisa dipungkiri, internet juga membawa berbagai dampak negatif. Sebelumnya kita belajar tentang troll dan cyberbully, dua kelompok orang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan internet untuk hal yang buruk. Sekarang kita akan belajar jika orang juga menggunakan internet untuk menyalurkan sifat narsis mereka.

Narsisme internet muncul seiring dengan munculnya kencan online. Mereka yang berusaha memperoleh teman kencan atau pasangan online biasanya terjebak dalam narsisme internet. Mereka menggunakan foto-foto lama mereka. Selain itu, mereka benar-benar memalsukan informasi tentang diri mereka supaya banyak orang tertarik. Memang di dunia nyata, banyak orang melakukan hal serupa. Tapi di internet hal ini dilakukan dengan mudah.

Sekarang ini narsisme internet semaking bertumbuh subur untuk berbagai alasan. Contohnya, masyarakat ini adalah masyarakat yang bergantung pada kepuasan instan. Di internet, banyak orang menulis status Facebook dan Twitter, berharap akan ada banyak komentar dan like yang mereka dapatkan. Mereka juga berharap semua respon bernada positif.

Oleh karena itu, beberapa orang kecanduan untuk memperoleh perhatian yang mereka dapatkan dari follower mereka. Untuk memperolehnya, pesan mereka harus menarik, menyenangkan dan dalam beberapa kasus benar-benar palsu atau bohong.

Orang-orang tidak akan menulis pesan yang sedih dan sepele tentang kehidupan pribadi mereka. Banyak orang berusaha untuk menggambarkan hidup mereka sebagai hidup yang sempurna. Mereka punya keluarga yang sempurna, pekerjaan yang sempurna, kehidupan yang bahagia dan lain-lain.  Ada juga yang berusaha mengambil pendekatan yang berbeda. Menggambarkan hidup mereka sebagai sesuatu yang malang supaya mereka memperoleh simpati. Inilah gambaran singkat tentang narsisme internet.

 

 

Sumber: turbofuture.com

 

Anda disini: Home Media Publik Serba-serbi Apa Itu Narsisme Internet?
STP Homepage

Kawasan Solo Technopark (STP) secara resmi berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.

Layanan Pengguna