Zona Utama Kawasan

Dilihat: 21704

Kawasan Solo Technopark terdiri dari 3 zona utama, yaitu:

  1. Zona 1: Training dan Inkubasi
  2. Zona 2: Research & Development dan Teknologi Informasi
  3. Zona 3: Industri dan Perdagangan


Dari keseluruhan infrastruktur yang akan dibangun sejak 2007, tahapan sekarang baru selesai sekitar 30%.

Sejak 2009-2013, kegiatan pelayanan fokus pada Zona-1: Zona Pelatihan dan Inkubasi.

Sejak 2009-2013, kegiatan untuk Zona-2: Research & Development (R&D), belum dapat dilaksanakan, namun rencana untuk pengembangan zona terkait Information Technology (IT) pada 2013 sudah ada penjajagan dengan Balai IPTEKnet BPPT untuk pengembangan konsep IT mendatang.

Pada 2013, kegiatan untuk Zona-3: Industri dan Perdagangan; sudah dirintis kerjasama dengan perusahaan Binterjet untuk pembuatan prototipe mesin Digital Printing. Sedangkan Gedung Solo Trade & Expo Center, sudah dibangun struktur fondasi dan lantai 1.

Zona Utama Kawasan STP

 

 

The Triple Helix Model of Innovation

Dilihat: 29383

Model Triple-Helix Inovasi diperkenalkan oleh Etzkowitz dan Leydersdorff. Model ini menekankan peran dan hubungan yang dekat antara tiga aktor, yakni pemerintah, industri dan universitas (akademisi) atau dikenal ABG. Universitas (akademisi) dapat menjadi pemimpin inovasi dalam perekonomian berbasis pengetahuan, sementara NIS (National Innovation System) menekankan pentingnya peran perusahaan dalam inovasi. Pengaturan kembali hubungan ABG dalam Triple-Helix merupakan hasil komunikasi dan ekpektasi pada tingkat jejaring (Etzkowitz dan Leydersdorff, 2000).

Hubungan yang muncul dalam Triple Helix, umumnya bermula dari upaya pemecahan masalah dan menghasilkan strategi ketika menghadapi masalah dalam inovasi, bukan ditentukan dari suatu pola tertentu. Melalui proses interaksi ini maka akan terjadi perubahan aktor dan peran yang mereka lakukan (Leydersdorff, 2000).Dengan demikian, pola triple-helix inovasi adalah dinamis seiring perubahan waktu.

Model Triple Helix bukanlah konsep baru dalam mendukung inovasi di teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Beberapa studi (Brouwers, van Duivenboden dan Thaens, 2009; La Paz dan Seo, 2009). Brouwers, van Duivenboden dan Thaens (2009) fokus pada peranan pemerintah dalam inovasi TIK pada tingkat regional. Pemerintah sering menjalankan peran tradisionalnya dalam bangunan Triple Helix, yakni alokasi investasi, yang seharusnya juga mencakup nilai kandungan proyek dan program yang difasilitasi secara finansial. La Paz dan Seo (2009) memperhatikan berbagai peran berbeda yang dimainkan aktor ABG pada tingkat makro.

Hasil studi La Paz dan Seo (2009) telah berhasil menemukan bahwa ada empat peran yang dimainkan oleh aktor inovasi, yakni:

  1. Mendeteksi kebutuhan dan solusi yakni pemerintah, akademia dan industri;
  2. Pengembangan, produksi dan komersialisasi oleh pemerintah dan industri;
  3. Pembelajaran TIK oleh industri dan akademia;
  4. Penciptaan pasar dan regulasi, baik oleh pemerintah maupun industri TIK.

 

The Triple Helix Model of Innovation



Masterplan Kawasan Iptek Solo Technopark

Dilihat: 32119

Berikut ini merupakan desain pengembangan dan pembangunan kawasan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) Solo Technopark di masa mendatang sesuai dengan program yang sudah direncanakan.

Masterplan Kawasan Solo Technopark

 
  1. Entrance Utama
  2. Taman & Sculpture
  3. Jalan Utama
  4. Jembatan
  5. Bangunan Utama (Sky Tower)
  6. Bangunan Industri
  7. Gedung Solo Trade & Expo Center
  8. Gedung Kolam Welding Bawah Air
  9. Gedung Research dan Development
  10. Gedung Teaching Factory
  11. Gedung Pusat Peragaan IPTEK
  12. Bangunan Industri

Selengkapnya: Masterplan Kawasan Iptek Solo Technopark

Kondisi Yang Akan Datang dan Diharapkan

Dilihat: 31111

Kondisi Yang Akan Datang

Apabila pembangunan seluruh infrastruktur Kawasan Solo Technopark sudah selesai, maka perlu diimbangi dengan peningkatan kapasitas kelembagaan manajemen pengelolanya.

Adanya fasilitas yang lengkap dan modern di Kawasan Solo Technopark mendatang, akan memiliki bermacam-macam organisasi yang bekerjasama yang terintegrasi yang tentunya akan dikelola oleh manajemen pengelola terpadu yang handal.

Selengkapnya: Kondisi Yang Akan Datang dan Diharapkan

Kondisi Saat Ini

Dilihat: 30633

Pengelolaan Kawasan

Kawasan Makro

Dikelola oleh SKPD – Bappeda Kota Surakarta, meliputi konsep kawasan, pembangunan kawasan/infrastruktur, penyediaan sarana prasarana, pengelolaan UPTB, dll.

  • SK Walikota No: 420/03/1/2009 tanggal 13 Januari 2009
  • Perda Kota Surakarta No. 14 Tahun 2011 tanggal 15 Desember 2011
  • Perwali No. 15-P Tahun 2011 tanggal 16 Desember 2011

Selengkapnya: Kondisi Saat Ini

Anda disini: Home Profil Kondisi
STP Homepage

Kawasan Solo Technopark (STP) secara resmi berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.

Layanan Pengguna