Pengertian Umum

Solo Technopark (STP) adalah kawasan terpadu di bawah pengelolaan Pemerintah Kota Surakarta, yang merupakan kawasan terpadu berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang memadukan unsur pengembangan iptek, kebutuhan pasar industri dan bisnis serta penguatan daya saing daerah.

Solo Technopark juga merupakan pusat vokasi dan inovasi teknologi, pusat riset teknologi terapan di Kota Surakarta, yang dibangun dari sinergi dan hubungan yang kokoh antara dunia pendidikan, bisnis, dan pemerintahan (The Triple Helix Model of Innovation) serta komunitas masyarakat.

STP memberikan layanan pendidikan bidang industri, inkubator bisnis, jasa produksi dan penelitian, pengembangan teknologi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), meningkatkan daya saing dan kinerja dunia usaha dan industri, meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, serta memperluas lapangan pekerjaan melalui pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Surakarta
Merupakan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Surakarta yang ditunjuk oleh Walikota Surakarta sebagai pengelola Kawasan Solo Technopark.

Unit Pelaksana Teknis Badan Solo Tecnopark
Merupakan Unit Kerja pada Bappeda Kota Surakarta yang melaksanakan sebagian tugas SKPD induk dan melaksanakan tugas teknis operasional di Kawasan Technopark, di bidang pelayanan iptek pada masyarakat.

Sejarah dan Latar Belakang

Pada tahun 2012 Pemerintah Kota Surakarta bekerjasama dengan Politeknik Akademi Teknik Mesin Industri (ATMI) Surakarta serta dukungan Indonesia German Institute (IGI) membentuk Surakarta Competency and Technology Center (SCTC), sebuah lembaga pendidikan dan pelatihan (diklat) di bidang mekanik untuk mendidik para pemuda dan guru-guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam meningkatkan kompetensi di bidang mekanik.

Dalam tempo yang relatif singkat SCTC berhasil menempatkan diri sebagai pusat pelatihan mekanik bermutu tinggi dan berhasil memberikan kontribusi dalam melatih generasi muda yang belum bekerja, mengupayakan tempat kerja, serta mewujudkan terbentuknya jaringan kerjasama antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan industri yang saling melengkapi.

Melihat keberhasilan tersebut, pada tahun 2006 Pemerintah Kota Surakarta berinisiatif mengembangkan konsep SCTC menjadi lebih luas cakupannya, dan menambah bidang-bidang ketrampilan yang sangat diperlukan untuk pemenuhan pengembangan teknologi masa depan, yaitu mendirikan Solo Technopark.

Solo Technopark sebagai unit kerja di bawah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Surakarta, dibentuk berdasarkan Peraturan Walikota Surakarta No. 13 Tahun 2009 tanggal 19 Agustus 2009 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Solo Technopark Kota Surakarta. Kemudian berdasarkan Surat Keputusan Walikota Surakarta No. 900/65/1/2009.

Tanggal 31 Desember 2009 Tentang Penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah Unit Pelaksana Teknis Solo Technopark pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Surakarta. Sehingga UPTB Solo Technopark berstatus BLUD penuh dan sifat bisnisnya adalah sosial ekonomi serta lebih menekankan pada pelayanan sosial kepada masyarakat dan sekaligus sebagai salah satu pusat rujukan layanan teknologi.

Tugas Makro dan Mikro

  • Tugas Makro dilaksanakan oleh Bappeda Kota Surakarta, meliputi antara lain konsep pembangunan kawasan, pelaksanaan pembangunan kawasan/infrastruktur, penyediaan sarana prasarana, pengelolaan UPTB.
  • Tugas Mikro dilaksanakan oleh UPTB Solo Technopark sebagai Lembaga Teknis Daerah yang melaksanakan sebagian tugas SKPD induk serta melaksanakan tugas pelayanan teknis operasional bidang pelayanan iptek pada masyarakat.

 

Anda disini: Home Profil Pendahuluan Pengertian Umum
STP Homepage

Kawasan Solo Technopark (STP) secara resmi berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.

Layanan Pengguna